Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Sandiaga Uno: Pemerintah Pusat Larang Mudik Lebaran Termasuk Perjalanan Wisata ke Bali

“Kami memahami keinginan Pemprov Bali yang ingin menggerakan ekonomi Bali dari kegiatan pariwisata di saat musim liburan hari raya Idul Fitri"

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga Uno memberikan keterangan seusai menghadiri acara sarasehan akselerasi pemulihan ekonomi nasional temu stakeholder, Jumat 9 April 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM - Pemerintah Provinisi (Pemprov) Bali telah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk tetap mengizinkan perjalanan wisata, terutama ke Bali saat pelaksanaan pelarangan mudik Lebaran tersebut.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Kemenparekraf memahami keinginan Pemprov Bali.

“Kami memahami keinginan Pemprov Bali yang ingin menggerakan ekonomi Bali dari kegiatan pariwisata di saat musim liburan hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Namun, dengan mempertimbangkan tujuan lebih besar untuk mencegah penyebaran dan peningkatan kasus COVID-19 di Tanah Air, pemerintah pusat tetap melarang mudik Lebaran (perjalanan wisata) termasuk ke Bali,” kata Sandiaga Uno di Jakarta, Rabu 21 April 2021.

Sandiaga Uno menegaskan, belajar dari pengalaman mudik dan Nataru (Natal dan Tahun Baru) tahun lalu, jumlah peningkatan kasus (COVID-19) saat mudik lebaran naik 94 persen dan saat libur nataru mencapai 70 persen.

Larangan Mudik Lebaran 2021, Winastra Harapkan Ada Perbedaan Liburan dan Mudik

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, KAI Jual Tiket Kereta Api Hingga 30 April

Pemerintah pusat telah resmi mengeluarkan larangan untuk pelaksanaan mudik Lebaran pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. 

Larangan tersebut dikeluarkan melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Ramadhon dan Lebaran 6-17 Mei 2021. 

"Larangan mudik Lebaran atau perjalanan wisata tersebut berlaku di seluruh Indonesia termasuk Bali dalam upaya melindungi masyarakat dari penularan virus Corona," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menegaskan, belajar dari pengalaman mudik dan Nataru (Natal dan Tahun Baru) tahun lalu, jumlah peningkatan kasus (COVID-19) saat mudik lebaran naik 94 persen dan saat libur nataru mencapai 70 persen. 

Sementara larangan mudik Lebaran (perjalanan wisata) ke Bali tahun ini akan memberi dampak lebih besar terhadap Bali yang saat ini tengah dipersiapan sebagai pilot percontohan dalam pembukaan pintu perbatasan secara terbatas untuk turis asing, atau Travel Corridor Arangement (TCA) pada Juni-Juli 2021 mendatang.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved