Berita Karangasem
Pasca Diamankan di Buleleng, 70 Gepeng Asal Kecamatan Kubu Diberi Pembinaan oleh Dinsos Karangasem
Mereka ditangkap karena mengganggu arus lalu lintas, serta meresahkan pengendara yang akan melintas di sekitar Kota Singaraja.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - 70 gelandangan dan pengemis (gepeng) asal Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali terjaring petugas Satpol PP Buleleng, Rabu 22 April 2021.
Mereka ditangkap karena mengganggu arus lalu lintas, serta meresahkan pengendara yang akan melintas di sekitar Kota Singaraja.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem, Gede Basma, mengatakan, gepeng yang diamankan karena berkeliaran di Kota Singaraja.
Banyak pengendara yang mengeluhkannya, dan meresahkan warga yang jualan.
Baca juga: 70 Gepeng Diamankan Satpol PP dan Dinsos Buleleng, 33 Diantaranya Masih Dibawah Umur
"Gepeng yang dilimpahkan Dinsos Buleleng 70 (orang)," kata Basma, Kamis 22 April 2021.
Gepeng yang diamankan berasal dari 2 dusun di Kecamatan Kubu.
Selanjutnya, mereka dikembalikan ke tempat tinggal asalnya.
Ia menambahkan Gepeng yang terjaring sudah sering diamankan, dan diberikan arahan oleh Dinsos Karangasem. Tetapi tak digubris, dan tetap bekerja menjadi Gepeng.
"Saya heran dengan orang - orang ini. Beberapa kali petugas Dinsos memberikan arahan dan diminta mengisi surat pernyataan. Tapi tetap saja dia menggepeng.
Pembinaan sudah dilakukan, tetapi yang bersangkutan tidak kapok. Setelah dikirim ke rumahnya, nanti kembali lagi,"ungkapnya.
Sampai hari ini, warga Karangasem yang masih menggepeng diperkirakan berjumlah 100 sampai 200 orang.
Warga yang menggepeng kemungkinan karena belum mendapatkan bantuan pemerintah.
Ditambah penghasilan dari menggepeng lumayan banyak, Rp 200 - 500 ribu per hari.
"Sebenarnya saya malu sering menerima limpahan gepeng dari Kabupaten tetangga. Bulan Maret kemarin kita menerima ratusang gepeng dari Kabupaten Badung, Denpasar, & Gianyar. Sekarang dari Singaraja," sebut Basma, mantan Sekretaris Disdikpora.
Baca juga: Tiga Daerah di Karangasem Bali Masuk Zona Merah Covid-19
Untuk diketahui, gepeng yang berhenti menggepeng karena sudah terima bantuan dari pemerintah pusat. Seperti bantuan bedah rumah serta usaha ekonomi produktif (UEP) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinsos-buleleng-saat-mengamankan-sejumlah-gepeng-rabu-2142021-malam.jpg)