Ramadhan 2021
Berkah Ramadhan, Toni Kebanjiran Pesanan Dekorasi Unta dan Bedug di Denpasar Bali
Keberkahan bulan Ramadan ternyata juga dirasakan oleh pemilik usaha Paparaja Styrofoam Bali.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Noviana Windri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Umat Islam diseluruh dunia mempercayai bahwa Bulan Ramadan merupakan bulan yang pernuh dengan keberkahan.
Keberkahan bulan Ramadan ternyata juga dirasakan oleh pemilik usaha Paparaja Styrofoam Bali.
Paparaja merupakan usaha yang bergerak di bidang dekorasi yang terbuat dari styrofoam.
Ketika ditemui, Toni Nappoe selaku pemilik usaha tersebut mengatakan pada bulan Ramadan tahun ini, penjualannya mulai ada peningkatan.
"Dari bulan Maret sudah ada yang pesan. Satu bulan sebelum puasa sudah ada yang pesan. Yang dipesan berupa dekorasi bentuk unta, bedug, serta tulisan-tulisan hari raya. Kalau bentuk bedugnya sudah laku 10, kalau unta nya laku 8," ungkapnya pada, Jumat 23 April 2021.
• Keramaian Pasar Kreneng saat Bulan Ramadhan 2021, Penjualan Camilan Menurun Sejak Pandemi
• Ramadhan 2021, Ikatan Remaja Masjid Al Ikhlas Denpasar Gelar Bakti Sosial
Baca juga: 6 Kuliner Serba Tahu untuk Menu Buka Puasa Ramadhan
Untuk dekorasi berbentuk bedug dibanderol dengan harga Rp 750 ribu dan dekorasi bentuk unta dibanderol dengan harga Rp 1,8 juta hingga Rp 2 juta rupiah.
Pengerjaan dekorasi bentuk bedug dapat dilakukan dalam waktu satu hari.
Sedangkan bentuk unta dibuat dalam waktu dua hari.
Pesanan dekorasi kali ini dipesan dari sebuah toko elektronik, Cafe, Restoran hingga Handphone Shop.
Diakuinya ketika pandemi Covid-19 tahun lalu ia mengalami penurunan omzet hingga 10 persen.
"Pesanan dari toko elektronik, Cafe, restoran, handphone shop. Sementara untuk permintaan dari mall dan Hotel tidak ada. Ketika tahun 2020 lalu, sepi sekali karena Covid-19. Dari 100 persen turun menjadi 10 persen. Kalau sekarang sudah mulai membaik. Ya peningkatannya 50 persen," lanjutnya.
Adanya peningkatan penjualan tersebut diyakininya karena kondisi pandemi Covid-19 saat ini mulai membaik walaupun belum reda 100 persen.
Pembeli dekorasi Paparaja juga berasal dari luar Bali seperti Mataram, Kupang dan Labuan Bajo. Sedangkan untuk di luar Kota Denpasar biasanya ia mengirimkan dekorasi ke Kabupaten Tabanan dan Gianyar.
Ketika bulan Ramadan ini memang yanh paling banyak dipesan adalah dekorasi bentuk unta dan beduk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/toni-nappoe-memproduksi-onta-berbahan-styroform-di-jalan-arjuna-denpasar.jpg)