Lanal Bingung, Pria Ini Mendadak Menyerahkan Diri Setelah Komentar di FB Soal KRI Nanggala-402
Pasalnya ia menyerahkan diri karena mengaku menulis komentar tak pantas tentang KRI Nanggala-402.
"Sehingga tidak lagi komentar yang mencemarkan," tandasnya, dilansir Tribun Kaltim.
Kronologi BN Tulis Komentar Tak Pantas
Ketakutan BN hingga menyerahkan diri ke Lanal Balikpapan bermula saat ia menulis komentar tak pantas soal KRI Nanggala-402 di Facebook.
Pada Sabtu 24 April 2021 BN membagikan berita hilangnya KRI Nanggala-402 dan menambahkan keterangan berbunyi kapal dimakan hantu rimbah.
"Dia (pelaku) bagikan berita hilangnya KRI Nanggala-402."
"Lalu ditambahkan keterangan kira-kira begini bunyi, mungkin kapalnya dimakan hantu rimbah laut," ungkap Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro, saat dihubungi Kompas.com, Jumat 30 April 2021.
Merasa takut dan bersalah, BN pun langsung menghapus komentarnya.
Ia kemudian menyerahkan diri ke Lanal Balikpapan pada Selasa 27 April 2021.
BN hanya diminta menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.
Kejadian Serupa
Penangkapan terhadap Aipda FI ini dibenarkan oleh Kabid Humas DI Yogyakarta, Kombes Pol Yulianto.
"Anggota sudah diamankan sejak semalam," ujar Yulianto, Senin (26/4/2021), dilansir Tribunnews.
Aipda FI diketahui menuliskan komentar di sebuah unggahan KRI Nanggala-402 di Facebook.
Dalam komentarnya, Aipda FI mempertanyakan mengapa tragedi tenggelamnya kapal selam buatan Jerman ini harus ditangisi.
Ia juga membandingkan musibah yang menimpa awak KRI Nanggala-402 dengan dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapal-selam-kri-nanggala-402-melakukan-penyelaman.jpg)