Breaking News:

Berita Badung

Ki Galang Pamungkas Rencananya Diaben pada 6 Mei 2021 di Setra Desa Adat Jimbaran Badung

Jro Barak juga menyampaikan ucapan berbela sungkawa untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, terutama bagi istri dan ketiga orang anaknya

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
ist
Penasehat Spritual LBS Kapak Jimbaran I Wayan Merta alias Ki Galang Pamungkas berpulang, pada Minggu 2 Mei 2021 pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rumah duka I Wayan Merta alias Ki Galang Pamungkas rencananya akan disambangi pengurus LBS Badung Selatan pada Selasa 4 Mei 2021.

Menurut keterangan Ketua LBS DPC Badung I Wayan Sudiana alias Jro Barak, rencananya rombongan akan berangkat ke rumah duka pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 wita menggunakan pakaian adat ringan baju LBS Kapak Jimbaran.

"Besok rencananya kesana sekitar pukul 17.00 wita, memakai pakaian adat dan kumpul di depan Kantor Camat Kuta Selatan," ujar Jro Barak kepada Tribun Bali, Senin 3 Mei 2021.

Dalam hal ini, Jro Barak juga menyampaikan ucapan berbela sungkawa untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, terutama bagi istri dan ketiga orang anaknya.

Baca juga: KABAR DUKA, Ki Galang Pamungkas Berpulang, Keluarga Sebut Bukan Karena Cairan Pembasmi Serangga

"Saya atas nama pribadi dan atas nama Ketua LBS DPC Badung turut berdukacita yang dalam atas meninggalnya saudara saya Jro Mangku Merta (Ki Galang Pamungkas).

Dumogi Sang Palatra Amor Ring Acintya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tambahnya.

Sementara itu, mengenai upacara Ki Galang Pamungkas yang kerap disapa oleh rekan-rekannya Jro Mangku King ini, sang adik yakni I Nyoman Saputra mengungkapkan almarhum rencananya akan diaben pada hari Kamis mendatang.

"Tanggal 6 Mei 2021 jam 10 pagi. Lokasinya di Setra Desa Adat Jimbaran," ujar Nyoman Saputra, Senin 3 Mei 2021 sore.

Penyebab Kematian Bukan Karena Cairan pembasmi Serangga

Seperti diberitakan, Penasehat Spritual LBS Kapak Jimbaran I Wayan Merta alias Ki Galang Pamungkas berpulang.

Ki Galang Pamungkas yang dikenal viral karena videonya yang memperlihatkan kesehariannya mengkonsumsi cairan pembasmi serangga ini diketahui meninggal pada Minggu 2 Mei 2021 di salah satu rumah sakit di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Mengenai meninggalnya Ki Galang, banyak masyarakat menyebut jika ia meninggal karena sering mengkonsumsi cairan pembasmi serangga tersebut.

Namun, I Nyoman Saputra selaku adik atau perwakilan keluarga dari Ki Galang menepis rumor yang beredar luas di jagat dunia maya beberapa hari ini.

"Saya selaku adiknya tidak membenarkan Ki Galang meninggal karena cairan pembasmi serangga. Beliau meninggal karena serangan jantung," ujar I Nyoman Saputra dikonfirmasi terpisah, Senin 3 Mei 2021.

Dalam keterangannya lebih lanjut, ia menegaskan jika meninggalnya Ki Galang Pamungkas karena serangan jantung setelah adanya hasil rekaman medis di rumah sakit.

Baca juga: Polsek Kuta Melakukan Penyemprotan Disinfektan, Diharapkan Kuta Badung Masuk Green Zone Corridor

"Sangat benar sekali (karena serangan jantung) dan ada rekaman medis dari rumah sakit Bali Jimbaran," tegasnya.

"Beliau meninggal tanggal 2 Mei 2021 jam 06.15 pagi (wita)," lanjut I Nyoman Saputra kepada Tribun Bali.

Sementara itu, ia menyebutkan jika video yang beredar tersebut sudah beberapa tahun yang lalu, namun ia tidak mengetahui persis tempat dan kapan video itu dibuat.

"Video sudah lama, sekitar 2 atau 3 tahun lalu. Tapi saya tidak tahu persis kapan dan dimana video itu dibuat," ungkap Nyoman Saputra meluruskan.

"Setelah itu sudah tidak pernah lagi karena dari pihak keluarga tidak mengizinkan untuk mekomsumsinya," tutur Adik Ki Galang Pamungkas tersebut, Senin 3 Mei 2021.

Hal senada diungkapkan I Wayan Sudiana alias Jro Barak saat dikonfirmasi Tribun Bali Senin 3 Mei 2021 siang.

Ia mengatakan Ki Galang Pamungkas meninggal bukan karena cairan pembasmi serangga.

Jro Barak yang juga Ketua Laskar Bali Santhi Badung ini menyebut meninggalnya Ki Galang Pamungkas disebabkan karena sakit jantung.

"Informasinya karena serangan jantung, bukan karena cairan pembasmi serangga," ujar Jro Barak, Senin 3 Mai 2021.

Dalam keterangannya dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Jro Barak menyebut jika sehari sebelum meninggal Ki Galang masih sempat beraktivitas seperti biasa.

Baca juga: Akan Diecer untuk Wisatawan, BNNK Badung Amankan Pengedar Narkoba Jaringan Medan dan 9 Kg Ganja

"Kemarin pas sebelum meninggal dia dapat ngelawar, minum dan lainnya sama temen-temen juga keluarga. Paginya, dia sempat mandi lanjut peluk anaknya.

Nah dari situ dia agak kaku terus dilarikan ke rumah sakit. Dari sana dibilang kalau dia kena jantung (serangan jantung)," kata Jro Barak meneruskan informasi yang ia terima.

Sementara itu mengenai video yang memperlihatkan Ki Galang Pamungkas mengkonsumsi cairan pembasi serangga, Jro Barak membenarkannya.

Ki Galang Pamungkas dikatakan memang memiliki kebiasaan mengkonsumsi cairan pembasmi serangga tersebut.

Namun terkait video yang beredar luas di jagat dunia maya, Jro Barak menyebut jika video tersebut sudah lama dan tidak dibuat baru-baru ini.

Bahkan penyebab kematian karena cairan pembasmi serangga ia menepis rumor itu.

"Itu lama, video-video lama itu. Terkait penyebab karena cairan pembasmi serangga itu tidak benar. Itu dia kan sering tuh minum cairan pembasmi serangga, tapi sudah lama nike (video Ki Galang Pamungkas)," tambahnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved