Breaking News:

Berita Denpasar

Galakkan Endek Bali, Luh Muani Academy Gelar Pemotretan Rancangan Busana Karya Desainer Bali 

Luh Muani Academy menggelar sesi pemotretan menggunakan endek di kawasan hijau asri, Kawi Resort Ubud.

ist
Luh Muani Academy gelar pemotretan rancangan busana kain tradisi yakni endek 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dengan mengusung tema Endek Bali serta menggalakkan kecintaan generasi muda pada kain tenun ikat tradisional Bali Luh Muani Academy menggelar sesi pemotretan menggunakan endek di kawasan hijau asri, Kawi Resort Ubud.

Miss Indonesia 2017 Provinsi Bali, Berlian Parimayuna yang bertindak sebagai salah satu instruktur model menyampaikan sesi pemotretan Luh Muani Academy ini merupakan wadah untuk membangkitkan kembali produk-produk lokal dari perancang busana ternama di Bali di tengah pandemi Covid-19.

“Salah satunya kain tenun ikat Endek ini. Sebagai instruktur, saya berharap nilai-nilai ini yang dapat ditanamkan pada diri generasi muda untuk ikut andil dalam mempromosikan budaya Bali. Sebagaimana Endek nantinya dapat masuk ke dalam keseharian kita sesuai dengan minat dan kesukaan masing-masing,” kata Berlian berdasarkan keterangan pers yang diterima Selasa, 4 Mei 2021.

Selain Berlian, juga ada instruktur model lain yang terlibat yakni Mirah Cynthia (Putri Indonesia 2018 Provinsi Bali), Evi Harditya (Miss Grand 2018 - Provinsi Bali) dan Bella Octavia (Presenter).

Ketua Luh Muani Academy, Ryan Indra Darmawan mengatakan, melalui kegiatan pemotretan ini diharapkan dapat memberikan ruang kepada perancang busana muda bahkan senior untuk menampilkan karya tata busana meraka, terutama dalam menggalakkan pelestarian kain tenun ikat tradisional endek. 

Kebijakan Pemakaian Endek Bali Tiap Selasa Sebagai Dukungan Terhadap Usaha/Industri Kecil Menengah

Penjualan Kain Endek di Karangasem Bali Masih Landai

Penjualan Kain Endek di Pasar Seni Semarapura Klungkung Anjlok hingga 75 Persen Selama Pandemi

Rancangan busana yang ditampilkan oleh lebih dari tujuh puluh model ini pun bertema Gaun Malam Endek, Gaun Pengantin dan Busana Musim Panas.

Rancangan busana ini merupakan garapan enam perancang busana asal Bali di antaranya Arik Wijayanti (Cahya Dewi), Elizabeth Giane (Clavaan Bali), Angeliqa Indah Argawa (Angeliqa Wu), Ni Wayan Eka Parwati (Ep Collection), Kemara (Ra Butik) dan Ni Wayan Ria Mariani (Rhea Cempaka) yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bordir, Endek dan Songket (Asbest) Kota Denpasar. 

Tiga fotografer muda yang terlibat dalam program ini adalah Rio Nay, Gana Putera Mahotama, dan Nova Aryana yang menggarap sesi pemotretan ini dengen kreasi seni fotografi yang mengoptimalkan keindahan busana berbahan endek dengan keindahan Kawi Resort Ubud.

Hasil pemotretan ini pun akan dipersiapkan untuk pameran foto yang akan digelar dalam waktu dekat ini. 

Luh Muani Academy yang bergerak dalam bidang pengembangan diri dalam minat dan bakat berdiri sejak tahun 2018 ini, menyakini kekuatan muda yang berakar dari tradisi budaya bangsa akan mampu berbicara lebih lantang di kancah Nasional maupun Internasional mengingat Indonesia sebagai negara dengan budaya yang sangat kaya dan penuh kreasi. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved