Serba Serbi
Kama Sastra dan Itihasa Termasuk ke Dalam Kitab Suci Hindu
Dalam Agama Hindu, kitab Upaweda merupakan kitab kelompok kedua dari Weda Smrti.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pada bagian Adiparwa yaitu Bhagawan Wiyasa.
Itihasa adalah sebuah epos yang menceritakan sejarah perkembangan raja-raja dan kerajaan Hindu di masa lampau.
Itihasa adalah karya sastra yang bersifat spiritual.
Di mana ceritanya penuh fantasi, roman, kewiraan, dan mitologi.
Kitab Itihasa ini terdiri dari Ramayana dan Mahabharata.
Selain Itihasa, Purana juga termasuk ke dalam Upaweda.
Baca juga: Lahir Buda Wage Langkir, Apa yang Seharusnya Dilakukan Umat Hindu?
Kitab Purana berisikan berbagai macam cerita dan keterangan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku pada zaman dahulu kala (kuno).
Purana ini akhirnya juga dijadikan acuan di berbagai tempat.
Untuk melihat adat istiadat dan kebiasaan yang diwarisi nenek moyang.
Lalu Artha Sastra, yang berisi tentang pokok-pokok pemikiran bidang ilmu politik.
Ini ditulis oleh Bhagawan Brhaspati.
Dan jejak beliau diikuti oleh Maharsi Kautilya (Canakhya). Serta masih banyak bhawagan lainnya.
Kitab yang tergolong Artha Sastra adalah Niti Sastra atau Rajadharma.
Jenis kitab Artha Sastra yang digubah di Indonesia adalah jenis Usana dan Niti Sastra. Serta Sukraniti.
Lalu ada Ayur Weda, yang menguraikan tentang bidang ilmu kedokteran dan kesehatan baik rohani maupun jasmani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lontar-1.jpg)