Serba Serbi
Kama Sastra dan Itihasa Termasuk ke Dalam Kitab Suci Hindu
Dalam Agama Hindu, kitab Upaweda merupakan kitab kelompok kedua dari Weda Smrti.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Kitab yang tergolong Ayur Weda, antara lain adalah Caraka Samhita, Susruta Samhita, Kasyapa Samhita, Astanggahrdaya, Yogasara, dan Kama Sutra.
Berdasarkan materi, Ayur Weda meliputi delapan ajaran umum. Diantaranya, Salya yaitu ajaran mengenal ilmu bedah.
Salkya adalah ajaran mengenai ilmu penyakit.
Kayakitsa yaitu ajaran mengenai ilmu obat-obatan.
Bhuta Widya, ajaran mengenai ilmu psikoterapi.
Kaumara Bhrtya, yaitu ajaran mengenai pendidikan anak-anak.
Serta merupakan dasar bagi ilmu jiwa anak-anak. Agada Tantra ilmu toxikologi.
Rasayama Tantra, yaitu ilmu mukjizat dan Wajikarana Tantra adalah ilmu jiwa remaja.
Selain Ayur Weda, ada pula Gandharwa Weda sebagai bagian dari kitab Upaweda.
Sebagai kitab Smrti, Gandharwa Weda memiliki beberapa bagian kitab lagi.
Diantaranya Natya Sastra, Natya Wedagama, Dewa Dasa Sahasri, Rasarnawa, Rasaratnasamucaya dan yang lainnya.
Kemudian ada Kama Sastra, sebagai bagian Upaweda yang menguraikan tentang asmara, seni atau rasa indah.
Kebangkitan rasa indah ini, untuk berbakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Sehingga rasa yang indah positif adanya.
Baca juga: Makna Upacara Melasti Sebelum Hari Raya Nyepi Bagi Umat Hindu Bali
Lalu ada Agama, yang baru ada setelah agama Hindu ada dan berkembang di dunia.
Menurut Weda, agama Hindu boleh dan dapat dipelajari oleh seluruh umat manusia.
Kitab Agama ini isinya memuat ajaran tentang keyakinan adanya Tuhan dan petunjuk untuk melaksanakan tata cara persembahyangan.(*).
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lontar-1.jpg)