Breaking News:

Berita Badung

Gepeng, Pengamen dan Pedagang Acung yang Terjaring di Badung Dipulangkan ke Daerah Asal

Mereka terjaring dalam operasi penertiban serentak yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Badung pada Rabu 5 mei 2021.

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: DionDBPutra
ISTIMEWA
Puluhan gepeng saat akan dipulangkan dari Kantor Dinas Sosial Kabupaten Badung pada Kamis 6 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Puluhan gepeng, pengamen, pedagang acung yang terjading di wilayah kabupaten Badung dipulangkan ke daerah asalnya pada Kamis 6 Mei 2021.

Mereka terjaring dalam operasi penertiban serentak yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Badung pada Rabu 5 mei 2021.

Petugas Pol PP menjaring 39 orang gepeng dan 5 orang pengamen.

Mereka semua beraktivitas di wilayah Kecamatan Kuta dan Kuta Utara. Sementara 3 kecamatan lain, yaitu Kuta Selatan, Abiansemal, Mengwi sama sekali nihil dari temuan.

Baca juga: Puluhan Gepeng Pengasong Cilik di Denpasar Terjaring Razia Satpol PP, Bakal Dipulangkan

Baca juga: Satpol PP Badung Tugaskan Dua Personel Awasi Gepeng di Persimpangan Jalan

Gepeng yang nyambi sebagai pedagang tisu itu seluruhnya berasal dari ujung timur Pulau Bali, sedangkan 5 orang pengamen berasal dari luar Pulau Bali.

Kasatpol PP Kabupaten Badung, IGAK Surya Negara mengatakan penertiban serentak terkait pelanggaran Tibumtranmas Perda No 7 Tahun 2016 pada Rabu kemarin menyasar 5 dari 6 kecamatan di Kabupaten Badung.

Kecamatan Petang tidak masuk zona operasi penertiban karena lokasi tersebut selama ini tidak pernah ditemukan gepeng dan pengamen.

"Jadi ada lima kecamatan yang disidak. Kecamatan Petang pengecualian, karena dari dulu hingga saat ini belum pernah ada temuan gepeng di sana"ujarnya.

Menurut dia, jumlah gepeng, pedagang acung dan pengamen berkurang jauh dibandingkan sebelum Hari Raya Galungan. Sebelum Galungan, Satpol PP Badung mengamankan ratusan orang.

Baca juga: Satpol PP Klungkung Kembali Pulangkan Gepeng ke Daerah Asal, Dominasi Anak-Anak dan Usia Produktif

"Sekarang hanya sepertiganya saja dari jumlah sebelumnya. Selain itu, temuan itu hanya terkonsentrasi di wilayah Kuta dan Kuta Utara," kata Surya Negara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved