Breaking News:

Berita Bali

DUH! Petugas Pengisian Uang di Mesin ATM Bandara Ngurah Rai Gelapkan Rp 530 Juta, Begini Modusnya

DUH! Petugas Pengisian Uang di Mesin ATM Bandara Ngurah Rai Gelapkan Rp 530 Juta, Begini Modusnya

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Widyartha Suryawan
tribun bali/firizqi
Pelaku kasus penggelapan dalam jabatan (berkacamata, paling kanan) berhasil diungkap Polsek Kawasan Bandara. Ia terlihat hanya tertunduk lesu saat diperlihatkan ke awak media, Senin 10 Mei 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus penggelapan uang hingga mengakibatkan pihak perusahaan merugi sebesar Rp 530.550.000 berhasil diungkap Polsek Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Unit Reskrim Polsek Kawasan Bandar Udara mengungkap pelaku bernama Rahadian Pratama, laki-laki asal Pemalang 4 Juli 1987 yang tinggal di Jalan Purnawira, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

Demikian terungkap dalam rilis yang dihadiri oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Bandara Iptu Anak Agung Made Suantara, Senin 10 Mei 2021.

Dijelaskan, pelaku Rahadian telah melakukan aksi penggelapan di mesin ATM sebuah bank plat merah di areal keberangkatan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sejak bulan Juli hingga Desember 2020.

"Pelaku melakukan aksinya saat tengah bertugas mengisi uang mesin ATM milik Bank plat merah di areal keberangkatan Domestik Bandara. Ia bertugas di PT SSI," ujar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin 10 Mei 2021.

Baca juga: Bobol ATM di Badung dan Denpasar, Diadili, Junaidin CS Dikenakan Dakwaan Tunggal

"Caranya dia dengan sengaja membuat mesin ATM bermasalah sehingga sensor ATM terbaca problem. Kemudian pihak kantor menyuruh pelaku memperbaiki ATM tersebut dan dengan mudah pelaku mengambil uang ratusan di mesin ATM," jelas Kapolresta Denpasar.

Kasus ini dilaporkan I Putu Arta Sedana (27) selaku perwakilan dari PT SSI mengatakan perusahaan tersebut merugi hingga Rp 530.550.000.

Hal itu setelah korban mendapatkan laporan dari team auditor bahwa terdapat kekurangan uang dari beberapa mesin ATM yang berada di areal Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dari hasil audit pada bulan April 2021, terdapat selisih kekurangan uang sebesar Rp 530.550.000.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved