Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

50 Kendaraan Pemudik Disuruh Putar Balik oleh Satlantas Jembrana Bali

sebanyak 50-an kendaraan yang dikemudikan pemudik untuk kembali ke kampungnya disuruh putar balik oleh Satlantas Jembrana.

ist
50-An kendaraan pemudik yang disuruh putar balik oleh petugas Satlantas Jembrana, Rabu 12 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Larangan mudik yang sudah diatur dalam peraturan Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 nampaknya masih belum diperhatikan oleh warga.

Sepeti halnya, Selasa 11 Mei 2021 tengah malam kemarin, sebanyak 50-an kendaraan yang dikemudikan pemudik untuk kembali ke kampungnya disuruh putar balik oleh Satlantas Jembrana.

Kasatlantas Polres Jembrana, AKP I Dewa Gede Ariana mengatakan, untuk larangan mudik kemarin malam ditegakkan di dua lokasi.

Yakni pertama di kawasan Rambut Siwi Kecamatan Mendoyo dan di pom bensin Dangin Tukadaya Kecamatan Jembrana.

Mabes Polri Pantau Langsung Aktivitas Masa Larangan Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali

Tak Penuhi Persyaratan di Masa Larangan Mudik, Bandara Ngurah Rai Bali Tolak 30 Calon Penumpang

Resmi, Menhub Larang Penerbangan Carter Domestik dan Internasional Selama Larangan Mudik Idul Fitri

Ada sekitar 50-an pemudik yang diperiksa di pos jaga dan kemudian disuruh putar balik.

Pihaknya juga mendata kendaraan yang kemarin diminta untuk kembali ke asal keberangkatan.

“Kalau kemarin malam kami lakukan penyekatan di Rambut Siwi, dengan yang di Terminal pompa bensin sebelum masuk kota di DanginTukadaya,” ucap Dewa Ariana, Rabu 12 Mei 2021.

Dewa Ariana menyatakan, bahwa yang ditahan sementara itu keseluruhannya ialah pemudik.

Yang tujuannya ada ke beberapa daerah di Jawa.

Jadi untuk mudik itu sendiri, mereka pemudik menggunakan motor atau kendaraan roda dua itu, ada yang mengkoordinir.

Pihaknya pun menyampaikan, bahwa segala aktivitas keluar pelabuhan dengan kepentingan mudik, dalam tenggat waktu 6 Mei hingga 17 Mei 2021, maka akan dikembalikan atau disuruh putar balik ke daerah asal keberangkatan di Bali.

“Mereka juga menyampaikan pergi tanpa ada surat ijin dan surat Rapid tes. Daripada jauh-jauh ke Pelabuhan Gilimanuk, maka kami suruh saat itu juga balik,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk penyekatan kemarin malam dilakukan sekitar Pukul 24.00 Wita dan dilakukan penanganan hingga pukul 02.00 Wita dini hari. Salah satu kendaraan dari total 50-an itu juga sempat ditahan karena menggunakan knalpot brong.

“Kami juga temukan ada yang knalpot brong jadi kami sempat tahan dan minta untuk segera diganti,” bebernya.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved