Berita Gianyar
Lolos Balap Liar di Ubud, 9 Pemuda di Bawah Umur Terjaring di Sukawati
Polsek Sukawati, Gianyar, Bali mengamankan sembilan orang pembalap liar yang beraksi dari wilayah patung bayi, Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Sukawati, Gianyar, Bali mengamankan sembilan orang pembalap liar yang beraksi dari wilayah patung bayi, Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati menuju kawasan Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Minggu 16 Mei 2021 dini hari.
Kesembilan pembalap yang berstatus di bawah umur ini pun mendapatkan pembinaan di hadapan orangtuanya.
Sementara sepeda motor yang digunakan telah diamankan.
Informasi dihimpun Tribun Bali, para remaja tersebut merupakan gerombolan pembalap liar yang selalu meresahkan masyarakat.
Baca juga: Objek Wisata Tirta Empul Gianyar Dijaga Ketat Polisi, Suardini: Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19
Di mana mereka selama ini tidak hanya 'diburu' oleh aparat kepolisian Polsek Sukawati, tetapi juga Polsek Ubud.
Namun dalam patroli yang dilakukan oleh Polsek Ubud, mereka masih bernasib baik.
Namun keberuntungan tidak berlangsung lama, karena kini mereka berhasil diamankan Polsek Sukawati.
Mereka diamankan dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Operasi ini bukan hanya menyasar balapan liar, tetapi operasi menumpas kriminalitas jalanan, terorisme hingga pencegahan penularan covid-19.
Baca juga: Asah Kreativitas Pelukis di Tengah Pandemi, Rumah Tukik Gianyar Adakan Kegiatan Lukis Model Bersama
Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Anak Agung Gede Alit Sudarma, yang juga selaku perwira pengawas (Pawas) dalam operasi ini mengatakan, dalam operasi KRYD, pihaknya mendapatkan informasi adanya aksi kegiatan balap liar di kawasan patung bayi Sakah, dengan rute menuju ke utara atau Ubud.
Saat mendatangi lokasi dimaksud, pihaknya menemukan sejumlah pemuda yang melakukan balapan liar.
"Kami berhasil amankan sembilan orang pemuda dengan lima sepeda motor yang melakukan ajang balapan liar jurusan barat patung bayi Sakah menuju arah utara."
Baca juga: Polsek Gianyar Atensi Kunjungan Wisatawan ke Obyek Wisata Bali Safari
"Di antaranya, tiga unit Yamaha N max, satu Honda Vario, satu Honda Beat. Motor kami amankan beserta orangnya," ujarnya.
Menurut IPTU Gung Alit Sudarma, aksi para pembalap liar ini sudah lama meresahkan masyarakat.
"Aksi yang mereka lakukan ini sudah meresahkan masyarakat, baik karena mengancam keselamatan pengguna jalan maupun suara knalpot yang keras. Mereka selalu beraksi saat dini hari," ujarnya.
Baca juga: Bupati Gianyar Made Mahayastra Tinjau Persiapan Penataan TPA Temesi Menuju TPA Modern
Kapolsek Sukawati, AKP I Made Ariawan mengatakan, sebelum dikembalikan pada orang tua masing-masing, para pemuda ini diberikan pembinaan dan dibuatkan pernyataan untuk tidak mengulanginya kembali perbuatannya.
Di mana hal tersebut pun atas sepengtahuan orang tua ke sembilan pemuda ini.
"Kita berikan pembinaan di hadapan orangtua mereka, supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kami minta pada setiap orangtua agar mengawasi kelakuan anaknya, agar jangan merugikan orang lain dan diri sendiri," tandasnya.
Baca juga: Bupati Gianyar Made Mahayastra Tinjau Persiapan Penataan TPA Temesi Menuju TPA Modern
Tirta Empul Dijaga Ketat
Objek wisata Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali tidak pernah sepi dari kunjungan umat untuk melukat atau menyucikan diri.
Karena hal tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Tampaksiring dan Polres Gianyar memberikan perhatian penuh pada tempat ini, guna menghindari adanya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Seperti pada Minggu 16 Mei 2021, Kapolsek Tampaksiring, AKP Ni Luh Suardini di dampingi Perwira pengendali dari Polres Gianyar AKP I Made Artawa, mendatangi lokasi tersebut guna mengecek personil yang bertugas di lapangan.
Di mana di areal parkir Pura Tirta Empul ini, aparat telah menyediakan pos penjagaan.
Pos tersebut setiap harinya dijaga aparat, dan memantau kedatangan warga.
Di mana jika ditemukan pelanggar prokes, personil di pos ini akan langsung memberikan teguran pada pelanggar, baik tidak memakai masker ataupun berkerumun.
AKP Ni Luh Suardini mengatakan, hal ini merupakan upaya pihaknya dalam mendukung program pemerintah terkait dengan PPKM Berskala Mikro.
“Pos pam imbangan di areal objek wisata Pura Tirta Empul bertujuan untuk mendukung pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran tahun 2021 dan PPKM BM, untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang masih ada di sekeliling kita,” ujarnya. (*)
Berita lainnya di Berita Gianyar