Berita Bali
Masuki Arus Balik, Satgas Covid-19 Perketat Screening di Pintu Masuk Bali
pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-Polri serta Dinas Perhubungan, agar ketat melakukan screening kepada masyarakat yang hendak masuk ke Bali,
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Mengantisipasi kasus penularan Covid-19 melonjak saat arus balik, Satgas akan melakukan screening dengan ketat di pintu-pintu masuk Bali.
Screening dilakukan kepada masyarakat yang sempat melakukan mudik, dan lolos dari pos penyekatan.
Sekda Bali, Dewa Made Indra yang datang ke Buleleng pada Sabtu kemarin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-Polri serta Dinas Perhubungan, agar ketat melakukan screening kepada masyarakat yang hendak masuk ke Bali, pasca melakukan mudik saat hari raya.
Screening ketat salah satunya akan dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk.
Baca juga: UPDATE Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Buleleng Bertambah 13 Orang, Meninggal Satu Orang
Dewa Indra tidak menampik, pemerintah memang telah berupaya melarang masyarakat agar tidak mudik.
Namun, ada saja beberapa warga yang melanggar aturan tersebut, dengan melaksanakan mudik, sebelum pos penyekatan dibangun.
"Pasti ada beberapa masyarakat yang sudah mudik, sebelum larangan itu dikeluarkan. Jadi mereka yang akan kembali ke Bali itu harus di-screening dengan ketat.
Kami sudah berkoordinasi dengan TNI-Polri dan Dishub, agar proses screening dilakukan dengan ketat, sehingga yang masuk ke Bali itu benar-benar bebas dari Covid.
Kami bukan melarang mereka masuk ke Bali, tapi harus dipastikan mereka bebas dari Covid," jelasnya.
Disis lain, kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Buleleng pada Minggu (16/5/2021) mengalami penambahan sebanyak 18 orang.
Selain itu terdapat pula penambahan tiga kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Nyoman Genep mengatakan, kasus baru terkonfirmasi itu tersebar di delapan kecamatan.
Dengan rincian dari Kecamatan Gerokgak satu orang, Kecamatan Buleleng enam orang, Kecamatan Sawan satu orang, Kecamatan Kubutambahan tiga orang, Kecamatan Sukasada satu orang, Kecamatan Banjar empat orang, Kecamatan Seririt satu orang, dan Kecamatan Busungbiu satu orang.
Selain itu terdapat penambahan tiga kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid, masing-masing berasal dari Kecamatan Gerokgak, dan dua kasus berasal dari Kecamatan Buleleng.
Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Rush Tabrak Warung di Temukus Buleleng
Untuk kasus asal Kecamatan Gerokgak merupakan seorang pria berusia 65 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sekda-bali-dewa-made-indra-menjadi-narasumber-dalam-focus-group-discussion-fgd-virtual-bertajuk.jpg)