Serba Serbi
Pasiraman Dalem Dimade, Sisi Lain Pancoran Solas Bangli
Genah atau tempat malukat di Bali, selalu mempunyai sisi unik untuk digali.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Ternyata diseberang semak belukar ada sebuah air terjun.
Walau debit airnya tak banyak, namun cukup menyegarkan mata.
Deru air juga terdengar, dari aliran Tukad Melangit, tatkala perjalanan kian dekat dengan lokasi panglukatan.
Tak lama kemudian, terlihat tempat melukat di depan mata.
Beberapa gadis desa, sedang asyik bermain dengan ikan hias yang berenang ke sana-sini di tempat panglukatan.
Sisanya para pria mandi di pemandian yang terletak di bawahnya.
Ada empat pancoran di area pemandian itu.
Dua untuk wanita, dan dua sebelahnya untuk pria.
Airnya jernih dan dingin. Sebab bisa langsung diminum.
Dari sana juga air untuk mengisi jerigen putih para warga.
Sedangkan di atasnya adalah areal suci.
Berisi 11 pancoran dengan kolam ikan di bawahnya.
Mirip seperti panglukatan di Tampaksiring, hanya lebih kecil saja.
Di atas lokasi malukat, ada papan pemberitahuan dengan tiga bahasa.
Diantaranya Bahasa Indonesia, Bali, dan Inggris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pasiraman-dalem-dimade-sisi-lain-pancoran-solas-bangli.jpg)