Breaking News:

Berita Bali

UPDATE Kasus Dugaan Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Penyidik Kejati Bali Serahkan Berkas 3 Tersangka

Kemarin penyidik Kejati Bali sudah menyerahkan tiga berkas perkara tersangka MS, NM dan KS ke jaksa peneliti," jelas Kepala Seksi Penerangan Hukum

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/dwi suputra
ilustrasi korupsi - UPDATE Kasus Dugaan Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Penyidik Kejati Bali Serahkan Berkas 3 Tersangka 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali telah menyerahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi di LPD Gerokgak tahun 2008 sampai tahun 2015 atas nama tersangka dengan inisial MS, NM, KS kepada Jaksa Peneliti Kejati Bali.

Berkas penyidikan ini merupakan pengembangan kasus LPD Gerokgak sebelumnya yang telah diputus Pengadilan Tipikor Denpasar atas nama terpidana Komang Agus Putra Jaya.

"Kemarin penyidik Kejati Bali sudah menyerahkan tiga berkas perkara tersangka MS, NM dan KS ke jaksa peneliti," jelas Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto, Rabu 19 Mei 2021.

Ketiga tersangka tersebut disangka telah melakukan permufakatan jahat atau bersama-sama dengan tiga pengurus lainnya dengan melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan LPD Gerokgak dengan memberikan kredit fiktif yang melanggar Perda Propinsi Bali No.8 Tahun 2002 jo Perda 3 Tahun 2007 tentang Lembaga Perkreditan Desa dengan jumlah kerugian keseluruhan Rp 1.264.866.000.

Baca juga: Kasus Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Penyidik Kejati Bali Periksa 17 Saksi

"Dari 6 Pengurus LPD Gerokgak, 1 orang diantaranya telah dijatuhi putusan pemidanaan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, 1 orang telah mengembalikan kerugian yang diakibatkan perbuatannya, 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya yang saat ini berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Jaksa Peneliti," ungkap Luga.

Dengan telah diserahkanya berkas perkara ketiga tersangka oleh penyidik Kejari Bali nantinya jaksa peneliti akan menentukan sikap selama seminggu.

"Waktu untuk menentukan sikap bagi jaksa peneliti yaitu 7 hari, apakah berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau ditemukan kekurangan yang disertai petunjuk kelengkapan berkas," papar mantan Kacabjari Nusa Penida, Klungkung ini.

Tersangka MS adalah sekretaris LPD, NM selaku bendahara LPD, KS selaku karyawan kredit LPD.

Mereka disangkakan Pasal 2 ayat (1), dan Pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo pasal 55 ayat (1) ke-1. 

Periksa 17 Saksi

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved