Breaking News:

Berita Bali

Kasus Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Penyidik Kejati Bali Periksa 17 Saksi

Kasus Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Pasca Menetapkan 3 Tersangka, Penyidik Kejati Bali Periksa 17 Saksi

Tribun Bali/Putu Candra
Kasi Penkum Kejati Bali, A Luga Harlianto - Kasus Korupsi LPD Gerokgak Buleleng, Penyidik Kejati Bali Periksa 17 Saksi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Para saksi diminta keterangan pasca menetapkan tiga tersangka dalam perkara korupsi perkara tindak pidana korupsi di LPD Desa Pekraman Gerokgak, Buleleng tahun 2008 sampai tahun 2015.

"Terkait perkembangan penyidikan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan LPD Desa Pekraman Gerogak telah memeriksa 17 orang saksi dari kurang lebih 25 orang yang akan dimintai keterangan," terang Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto, Senin 29 Maret 2021.

Selain memeriksa para saksi, mantan Kacabjari Nusa Penida, Klungkung ini mengatakan, penyidik juga telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen, diantaranya berupa dokumen-dokumen kas bon LPD.

Penyitaan dokumen tersebut telah dilakukan dalam berkas pidana atas nama terpidana Komang Agus Putrajaya.

Baca juga: Matahari Mall Milik Keluarga Benny Tjokrosaputro Diajukan Disita, Diduga Terkait Korupsi Asabri

Baca juga: Korupsi Dana Kredit KUR di Bank BUMN, Pengalihan Penahanan Ida Bagus GS Ditolak Kejari Badung

Baca juga: UPDATE: Dugaan Korupsi Anggaran Rumah Jabatan, Mantan Sekda Buleleng Dicecar 27 Pertanyaan

Terkait pemeriksaan para tersangka, Luga mengatakan, akan diperiksa setelah semua saksi dan ahli telah dimintai keterangan.

"Nanti setelah semua saksi dan ahli diminta keterangan, baru lanjut ke pemeriksaan para tersangka," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Penyidik Kejati Bali melakukan pengembangan terhadap perkara tindak pidana korupsi di LPD Desa Pekraman Gerokgak, Buleleng, Bali, tahun 2008 sampai tahun 2015.

Dari pengembangan itu, penyidik telah menetapkan beberapa pengurus dan karyawan LPD tersebut sebagai tersangka.

Pengembangan dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Denpasar terhadap terpidana Komang Agus Putrajaya.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved