Berita Gianyar
Kebakaran di Sukawati Gianyar, Candra Terkejut Dengar Suara Letupan, Dua Lansia Nyaris Terpanggang
Peristiwa tersebut hampir mencelakai dua orang lanjut usia yang mendiami ruko tersebut. Yakni, Sri Raka (78) dan Linda Wati (65).
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Meskipun kawasan Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali sempat diguyur hujan deras selama beberapa jam, Rabu 20 Mei 2021.
Namun peristiwa kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik, tetap tidak bisa dihindari.
Hal itu terjadi di sebuah ruko di Banjar Tebuana, Sukawati, Kamis 20 Mei 2021 sekitar pukul 00.10 Wita.
Peristiwa tersebut hampir mencelakai dua orang lanjut usia yang mendiami ruko tersebut.
Yakni, Sri Raka (78) dan Linda Wati (65).
• Empat Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar di Denpasar, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran
• SPBU Tebongkang Gianyar Masih Ditutup Polisi, Kapolsek Ubud Sebut Masih Mencari Penyebab Kebakaran
Beruntung tetangga mereka, Candra Eka Gunawan yang pertama kali melihat kejadian tersebut, langsung meminta pertolongan warga dan membangunkan kedua lansia yang masih tertidur pulas, saat peristiwa terjadi.
Informasi dihimpun Tribun Bali, kebakaran itu diketaui pertama kali oleh tetanga korban, Candra Eka Gunawan (51).
Dimana saat itu, Candra kebetulan tidak bisa tidur, lalu diapun duduk di teras rumah.
Dalam keheningan tengah malam, Candra terkejut mendengar suara letupan disusul adanya kepulan asap.
Candra pun beranjak dan terkejut mendapati bagian atap rumah korban sudah di selimuti api besar.
“Begitu melihat kebakaran, saya memberitahukan warga dan membangunkan Ibu Sri Raka dan bu Linda wati yang tidur di dalam roko itu, “ ujarnya pada petugas.
Setelah Kedua lansia penghuni ruko itu berhasil keluar, warga pun berdatangan, untuk membantu memadamkan api, dengan alat seadanya.
Beruntung, jangkauan Petugas Damkar Unit Sukawati ke lokasi sangat dekat.
Sehingga, dalam hitungan menit, dua unit mobil damkar sudah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Namun dikarenakanarena volume api cukup besar, sehingga Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar pun menambah armada.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Damkar Ubud pun didatangnya untuk mempercepat penanganan.
• Sebuah Gudang Bengkel Sepeda Motor di Denpasar Alami Kebakaran
• Kebakaran Sampah di TPS Desa Culik Bali, Warga Tergganggu karena Asap & Debu Berhembus ke Permukiman
Penambahan armada ini dilakukan, dikarenakan petugas tidak hanya fokus pada pemadaman api pada ruko yang terbakar.
Petugas juga melakukan penyemprotan antisipasi terhadap bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya.
“Material mudah terbakar yang ada di dalam ruko ini, membuat kobaran api cukup besar. Kami juga harus hati-hati melakukan penanganan, karena jaringan listrik di lokasi juga harus kami waspadai,” ujar Danki Damkar Gianyar, Dewa Putu Anom.
Beruntung, karena kesigapan petugas, api bisa dipadamkan dalam kurun waktu satu jam, dan api juga tidak merembet ke bangunan lain.
Hanya saja, seluruh barang di dalam ruko tidak bisa diselamatkan.
Sebelum meninggalkan lokasi, Petugas pemadam pun melakukan penyemprotan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kerugian diperkirakan Rp 50 juta.
Kapolsek Sukawati, AKP I Made Ariawand mengatakan, pihak masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran tersebut.
Namun pihaknya menduga itu disebabkan korsleting listrik.
"Mengenai penyebab kebakaran masih kami dalami. Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, dugaan sementara , musibah ini terjadi lantaran arus pendek listrik,” ujarnya. (*)