Berita Denpasar
Bangkai Paus yang Terdampar di Pantai Mertasari Sanur Langsung Dikubur, Evakuasi Sempat Terkendala
Bangkai Paus yang Terdampar di Pantai Mertasari Sanur Langsung Dikubur, Evakuasi Sempat Terkendala
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bangkai paus jenis Cuvier's yang terdampar di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Bali dikubur dan diambil sampelnya untuk diteliti tim dokter hewan, Jumat 21 Mei 2021.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Akses Iptek dan Informasi Nelayan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Agung Citrawati.
"Pausnya jenis cuviers atau paus paruh burung. Oleh tim dokter hewan paus dibedah untuk diteliti lebih lanjut, kemungkinan penyebabnya dia mati, dan bangkainya dikuburkan malam ini di lokasi kawasan pantai setempat," kata Agung kepada Tribun Bali, kemarin.
Bangkai paus tersebut diduga merupakan paus yang sempat terdampar di Pantai Lebih dan Pantai Siut Gianyar, pada Kamis 20 Mei 2021 lalu dan sempat dievakuasi Balawisata setempat untuk dikembalikan ke tengah laut.
"Dari ciri-cirinya katanya hampir sama dengan paus yang terdampar," ujar dia.
Baca juga: BREAKING NEWS - Bangkai Paus Seberat 1 Ton Terdampar di Dermaga Pantai Mertasari Sanur
Tadi malam, bangkai paus paruh burung itu telah dievakuasi dari perairan dan dikubur dengan mengerahkan sebuah alat berat.
Sebelumnya diberitakan, seekor bangkai Paus dengan berat kurang lebih satu ton ditemukan terdampar di dekat dermaga Pantai Mertasari Sanur, Denpasar, Bali, Jumat 21 Mei 2021 sore.
"Ada bangkai Paus diameter 5,3 Meter dengan berat kurang lebuh 1 Ton di Pantai Mertasari Sanur dekat dermaga," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ardy Ganggas.
Ardy menuturkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali serta BPBD Denpasar sempat terkendala karena tidak memiliki ekskavator atau alat berat untuk memindahkan dan menguburkan bangkai paus tersebut.
"Harus segera dikuburkan untuk hindarkan dampak penyakit dan hal-hal lainnya. Membutuhkan eksavator/alat berat untuk evakuasi dan penguburan," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Akses Iptek dan Informasi Nelayan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Agung Citrawati menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi bangkai paus tersebut.
"Kami sudah koordinasi dengan dinas terkait, PUPR sama DLHK untuk bisa menyediakan alat berat untuk evakuasi bangkai Paus ini, evakuasi masih diusahakan," ujar Agung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/paus-terdampar-di-mertasari-sanur-2.jpg)