Kesehatan

Amankah Berhubungan saat Menstruasi? Berikut Resikonya

Meskipun dianggap tabu, banyak orang bertanya-tanya apakah berhubungan seksual saat menstruasi adalah keputusan yang aman?

(LuckyBusiness)
Ilustrasi 

KOMPAS.COM - Meskipun dianggap tabu, banyak orang bertanya-tanya apakah berhubungan seksual saat menstruasi adalah keputusan yang aman?

Dilansir dari Medical News Today dan Healthline, pada dasarnya orang yang berhubungan seksual saat menstruasi bisa dilakukan.

Namun, hal ini berisiko terjadi adanya infeksi dan tetap dapat menyebabkan kehamilan.

Setidaknya, ada dua jenis infeksi yang mungkin terjadi karena aktivitas seksual saat menstruasi, yakni infeksi menular seksual (IMS) dan masalah yang disebabkan oleh perubahan flora normal vagina, seperti infeksi jamur dan vaginosis bakterial.

Baca juga: Aurel & Atta Halilintar Kunjungi Krisdayanti, Ada Nasihat yang Disampaikan, Terutama Soal Kehamilan

Saat seseorang menstruasi, mereka memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi jamur karena perubahan hormonal.

Hubungan seksual saat menstruasi dapat menyebabkan balanitis, yakni peradangan terhadap kepala penis.

Selain itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), berhubungan seksual saat menstruasi dapat pula meningkatkan risiko infeksi menular seksual lainnya, seperti klamidia, kutil kelamin, gonore, hepatitis B, herpes, HIV, human papillomavirus (HPV), moluskum kontagiosum, sifilis, trikomoniasis, kudis, dan kutu kelamin.

Di samping itu, ada anggapan lain bahwa berhubungan seksual saat menstruasi tidak menyebabkan kehamilan.

Baca juga: 11 Faktor Penentu Kehamilan Kembar, Genetika, Diet hingga Posisi Seks

Padahal anggapan ini bisa dikatakan keliru. Pada dasarnya, berhubungan seksual saat menstruasi tetap berpotensi menyebabkan kehamilan.

Merangkum dari laman The American College of Obstetricians and Gynecologists, kebanyakan wanita mengalami siklus menstruasi selama 28 hari.

Siklus ini berlangsung dari hari pertama perdarahan menstruasi hingga hari sebelum perdarahan dimulai pada bulan berikutnya.

Panjang siklus bervariasi antarindividu, tetapi biasanya antara 26 - 32 hari, dengan rata-rata 28 hari.

Waktu paling subur dari siklus menstruasi adalah antara hari ke-8 sampai hari ke-19.

Baca juga: Seberapa Efektif Penggunaan Kondom untuk Mencegah Kehamilan? Berikut Penjelasannya

Ini adalah waktu ketika sel telur dilepaskan dari ovarium selama ovulasi dan bergerak ke tuba falopi tempat pembuahan terjadi.

Perlu diingat bahwa pada saat ini terjadi, sel telur dapat bertahan di tuba falopi dalam waktu 24 jam, sedangkan sperma dapat bertahan hingga 3 hari.

Jika dibuahi oleh sperma, sel telur menuju ke rahim untuk implantasi atau pelekatan embrio pada dinding rahim.

Dengan demikian, masa menstruasi bukan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual karena risiko tertular infeksi menular seksual yang tinggi dan dapat menyebabkan kehamilan.

(KOMPAS.COM/Galih Pangestu Jati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Amankah Berhubungan Seksual saat Menstruasi?"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved