Breaking News:

Berita Denpasar

Polresta Denpasar Ungkap 22 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 7 Kasus Ini Paling Menonjol

Polresta Denpasar Ungkap 22 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 7 Kasus Ini Paling Menonjol

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Losa Lusiano Araujo saat merilis kasus pengungkapan narkoba pada Kamis 27 Mei 2021. 

Dari tangan mereka, Satresnarkoba Polresta Denpasar yang dipimpin AKP Losa Lusiano Araujo menemukan barang bukti 28 paket ganja dengan berat bersih 2.205 gram.

Dimana barang bukti tersebut dari tangan Rudianto ditemukan 4 paket ganja dan di tangan Karnanda ditemukan 24 paket ganja.

Barang bukti yang didapat petugas masih melakukan penyelidikan.

Barang bukti - Polresta Denpasar Ungkap 22 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 7 Kasus Paling Menonjol Karena Ini
Barang bukti - Polresta Denpasar Ungkap 22 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 7 Kasus Paling Menonjol Karena Ini (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

"Hasil penyelidikan, keduanya merupakan pengedar dengan barang bukti 28 paket ganja dengan berat 2.205 gram," ungkap Jansen.

Dihari yang sama sekitar pukul 23.30 wita, petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar kembali menemukan pelaku lainnya yakni Rifyan yang tinggal di seputaran Jalan Glogor Carik, Denpasar.

Ditangan Rifyan, petugas menemukan 10 paket ganja dengan berat bersih 3.812 gram, menurut pengakuan pelaku barang haram tersebut di dapatkannya dari pelaku Rudianto yang sebelumnya telah diringkus polisi.

"Pelaku Rifyan mendapatkan barang dari Rudianto, yang dibelinya dua bulan lalu dengan harga Rp 8 juta perkilo. Barang yang ditemukan kalau dihitung-hitung seharga Rp 32 juta dan semua sudah laku terjual," jelasnya.

Dari kasus yang sama, petugas kepolisian Satresnarkoba Polresta Denpasar juga menemukan pelaku lainnya yakni Kusmanto (35) dan Yunus (25) yang diringkus di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar pada Senin 3 Mei 2021 sekitar pukul 20.00 wita.

Berdasarkan informasi masyarakat pelaku berhasil ditangkap di salah satu kos-kosan dan menemukan sejumlah barang bukti pil koplo dengan logo 'Y' sebanyak 926.040 butir.

Kusmanto dan Yunus saat diperiksa, mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Tari dengan total harga Rp 2,5 juta perkalengnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved