Breaking News:

Polemik Soal Gaji Dan Keluhan THL Mencuat, Kadis DLH Gianyar : Gaji Berdasarkan Kinerja

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar dinilai menerapkan sistem kerja yang ketat untuk pegawai.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar 

"Tidak ada like dan dislike. Kalau memang orang bisa bekerja dan rajin, kita apresiasi dengan penambahan jam kerja," ujarnya

Baca juga: Diduga Ada Ketidakadilan, Kini Tenaga Harian Lepas Kantor DLH Gianyar yang Mengeluh Soal Gaji

Informasi dihimpun Tribun Bali, sejumlah tenaga harian lepas (THL) di lingkungannya mengeluhkan soal gaji yang dinilai diskriminatif.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar dinilai menerapkan sistem kerja yang ketat untuk pegawai.

Diskriminatif yang dimaksud adalah sejumlah gaji atau jam kerja pegawai THL diselamatkan dengan memberikan pekerjaan tambahan.

Kecemburuan antar THL muncul karena pegawai yang rangkap pekerjaan, tidak semuanya merupakan pegawai lama. 

Pasca kasus ini mencuat, para THL telah dipanggil, mulai dari dari THL yang bertugas di TPA Temesi dan THL di kantor DLH Gianyar.

Namun saat menggelar rapat dengan THL di lingkungan kantor DLH, banyak THL yang memilih tidak hadir.

Seorang THL yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa pada Rabu 2 Juni 2021, Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati bersama pejabat DLH mengumpulkan para THL.

"Untuk apa saya ikut rapat, toh juga tidak akan ada perubahan. Paling disuruh dengar penjelasan yang ujung-ujungnya memberatkan. Udah gaji kecil, kerja tertekan," keluhnya.

Dalam rapat tersebut, Kadis DLH disebut mengumumkan aturan baru terkait absensi pegawai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved