Breaking News:

Berita Buleleng

Presiden Perintahkan Pembelajaran Tatap Muka agar Dimulai, Pemkab Buleleng Tunggu Keputusan Gubernur

pembelajaran tatap muka di sekolah ini dibuka untuk menghindari learning lost, mengingat para peserta didik sudah satu tahun lebih belajar dari rumah

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Sri Wahyuningsih (paling kanan) saat bertemu dengan Sekda Buleleng Gede Suyasa (tengah) dan Kepala Disdikpora Buleleng Made Astika (kiri), Kamis (3/6/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Presiden Joko Widodo telah memerintahkan seluruh kepala daerah untuk membuka pembelajaran tatap muka di sekolah, pada tahun ajaran 2021/2022.

Ini juga sudah dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, yakni Mendikbudristek, Menkes, Mendagri, dan Menteri Agama.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Sri Wahyuningsih, saat berkunjung ke kantor Bupati Buleleng, Kamis 3 Juni 2021.

Dikatakan Wahyuningsih, pembelajaran tatap muka di sekolah ini dibuka untuk menghindari learning lost, mengingat para peserta didik sudah satu tahun lebih belajar dari rumah.

Baca juga: Mesadu ke DPRD Buleleng, Pemilik Ruko Pasar Banyuasri Keluhkan Tarif Pungutan Harian dan Bulanan

Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan terkait profil belajar Pancasila.

Dimana, dalam profil belajar Pancasila ini para peserta didik harus ditingkatkan karakternya.

 Ini dapat dilakukan jika para peserta didik melakukan interaksi antara peserta didik satu dengan lainnya, peserta didik dengan guru, serta dengan lingkungan sekolahnya.

Dalam SKB itu, masing-masing satuan pendidikan dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan syarat seluruh guru sudah tervaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.

Selain itu, sekolah juga telah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan.

Peserta didik juga dapat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, apabila sudah mendapatkan izin dari orangtuanya.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved