Breaking News:

Berita Klungkung

Siswa SMK Meninggal Setelah Pengumuman Lulus di Klungkung, Lakalantas Saat Konvoi

Siswa SMKN 1 Klungkung itu meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas setelah mendengar pengumuman lulus, Kamis 3 Juni 2021 siang.

Istimewa
Seorang siswa bernama Sang Putu Julianta (18), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Gunaksa, Klungkung, Kamis 3 Juni 2021 - Siswa SMK Meninggal Setelah Pengumuman Lulus di Klungkung, Lakalantas Saat Konvoi 

Bubarkan Konvoi

Beberapa siswa SMK di Kabupaten Badung melaksanakan konvoi kelulusan pada Kamis 3 Juni 2021.

Ada beberapa daerah yang dituju termasuk GOR Mengwi. Kendati demikian, konvoi dibubarkan Satuan Lantas Polres Badung.

Satlantas Polres Badung menerjunkan beberapa personel untuk memantau beberapa wilayah seperti Jembatan Tukad Bangkung Petang dan objek wisata Sangeh.

Saat memantau wilayah GOR Mengwi, sejumlah siswa SMK sudah bubar konvoi.

Namun terlihat beberapa siswa mencorat-coret pakaian seragam mereka.

Ada pula yang mengendarai sepeda motor berknalpot brong.

Kasat Lantas Polres Badung AKP Aan Saputra, SIK, MH mengakui beberapa siswa di Badung melakukan konvoi setelah mendengar pengumuman lulus SMK tahun ini.

“Kita patroli untuk mengantisipasi adanya kerumunan. Ada beberapa wilayah yang kita sasar yakni Jembatan Bangkung Petang, Sangeh dan yang lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, konvoi para siswa itu tidak sesuai prokes sehingga dicegah.

“Anggota kami membubarkan siswa yang konvoi. Jadi kami antisipasi gangguan kamtibmas akibat euforia yang berlebihan dari para siswa-siswi,” kata Saputra.

Jumlah siswa SMK negeri dan swasta di Badung yang lulus tahun ini jumlahnya ribuan orang.

“Jumlah SMK di Kabupaten Badung sebanyak 25 dengan jumlah siswa/siswi yang lulus sebanyak 5.261 siswa,” jelasnya.

Mereka semua dinyatakan lulus.

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung Made Mandi mengatakan pengumuman kelulusan siswa di Badung dilakukan secara online.

“Dilaksanakan pada Kamis 3 Juni 2021 secara online,” ujarnya.

Menurut Made Mandi, pihaknya sudah mengimbau agar para siswa tidak boleh merayakan kelulusan dengan konvoi dan coret-corat pakaian seragam sekolah.

“Kita sudah imbau kepada para sekolah, bahkan pengumumannya pun online, namun masih saja ada yang konvoi,” katanya. (mit/gus)

Baca juga: Kondisi Jalan Rusak Berat, Warga Sering Alami Kecelakaan Saat Melintasi Jalan Cemlagi Nusa Penida

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved