Berita Tabanan
Empat Desa di Kerambitan Tabanan Terdampak Jalan Tol, Pemerintah Bakal Sosialisasi ke Setiap Desa
Empat Desa di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali, akan terdampak pembangunan Mega Proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Untuk diketahui, Mega Proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk melintasi 19 Desa di Kabupaten Tabanan.
Saat ini prosesnya serang membahas kajian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
Hanya saja, untuk pembahasan lanjutan masih belum melibatkan pemerintah daerah.
"Kemungkinan butuh proses panjang untuk itu (proyek tol)," kata Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Penataan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan, I Gde Partana saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Namun, Partana menjelaskan, proyek besar ini membutuhkan anggaran besar dan lahan yang luas akan membutuhkan proses yang panjang.
Baca juga: Kebut Megaproyek Jalan Tol di Bali, Dinas PUPRKIM Gelar Rapat Koordinasi dengan 6 Kabupaten/Kota
Pertama yang dilakukan adalah pemetaan jalur yang akan dilalui dan dilakukan berbagai diskusi, serta pembahasan pendukung lainnya.
Kemudian setelah pemetaan jalur ini akan melalui proses Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan yang didalamnya melaksanakan pembahasan kajian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
Selain itu termasuk juga proses pembahasan pembebasan lahan.
Proses FS ini sangat penting dilakukan karena untuk memastikan proyek tersebut memang layak dibangun dan dibutuhkan masyarakat.
Apalagi jalan berbayar atau tol, yang investasinya memerlukan dana yang sangat besar, sehingga harus dipastikan kelayakannya.
Ketika pembebasan lahan tersebut sudah selesai atau tuntas akan masuk ke DED atau gambarnya dari proyek tersebut.
Dalam proses DED ini biasanya berjalan beriringan dengan penentuan lokasi (penlok).
"Setelah FS yang didalamnya ada proses AMDAL dan pembebasan lahan baru masuk ke DED. Nah proses DED ini atau pembuatan desain gambar akan berjalan beriringan dengan penlok. Setelah semua itu selesai barulah proyek mulai dilaksanakan," jelasnya.
"Namun, kemungkinan waktunya masih jauh dan panjang sebelum terealisasi," tandasnya.
Baca juga: Kebut Megaproyek Jalan Tol di Bali, Dinas PUPRKIM Gelar Rapat Koordinasi dengan 6 Kabupaten/Kota
Kumpulan Artikel Tabanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/camat-kerambitan-i-gusti-made-darma-ariantha.jpg)