Breaking News:

Berita Bali

Terpuruk Akibat Hantaman Pandemi, Puluhan Pengusaha Angkutan Pariwisata Mesadu ke DPRD Bali

Mereka ditemui langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Bali, Ida Gde Komang Kresna Budi, dan dua Anggota Komisi II DPRD Bali yakni, IGA Bagus Suryadana

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Puluhan pengusaha angkutan pariwisata yang tergabung dalam Persatuan Angkutan Bali (PAWIBA) sampaikan aspirasi ke kantor DPRD Bali, Selasa 8 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Puluhan pengusaha angkutan pariwisata yang tergabung dalam Persatuan Angkutan Bali (PAWIBA) menggeruduk kantor DPRD Bali, Selasa 8 Juni 2021.

Kedatangan mereka sendiri untuk mesadu atau mengadukan nasib mereka yang terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun lebih.

Ini karena pihaknya yang bergelut dalam dunia angkutan wisata juga sangat terdampak karena tidak adanya kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang menyewa.

Mereka ditemui langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Bali, Ida Gde Komang Kresna Budi, dan dua Anggota Komisi II DPRD Bali yakni, IGA Bagus Suryadana dan Grace Anastasia SW.

Baca juga: Rebutan Air Irigasi, Dua Subak di Perbatasan Tabanan-Badung Ini Geruduk DPRD Bali

Di depan para anggota dewan, Ketua PAWIBA, Nyoman Sudiarta mengatakan bahwa pihaknya yang saat ini menjalankan usaha angkutan sudah tidak dapat lagi mempertahankan kemandirian ekonominya sehingga harus mengalami banyak kesulitan dan hal lainnya.

Segala macam usaha telah diupayakan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan dasar sebagai pelaku usaha, dan berusaha mempertahankan kelangsungan hidup usaha dengan cara seadanya

Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan agar pemerintah mampu memberikan berbagai kemudahan-kemudahan bagi para pengusaha angkutan pariwisata yang terdampak pandemi.

Salah satunya adalah relaksasi pajak dan kemudahan perizinan, terutama persoalan kir terhadap angkutan yang masih beroperasi saat ini.

Selain itu juga agar adanya hibah pariwisata layaknya yang diterima oleh akomodasi hotel dan restoran terdampak Covid-19.

“Harapan kami melalui DPRD supaya aspirasi kami diperjuangkan ke eksekutif. Agar dapat kebijaksanaan, atau suatu perhatian dari  pemerintah. Kebijaksanaan khususnya bagi pengusaha angkutan bus pariwisata di tengah pandemi saat ini,” jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved