Candi Prambanan Disiapkan sebagai Tempat Ibadah Umat Hindu Dunia
Kedepannya, candi ini akan dijadikan tempat pemujaan dan persembahyangan bagi umat Hindu di Nusantara bahkan dunia.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Candi Prambanan, adalah satu diantara situs asli Indonesia yang diakui dunia sebagai warisan cagar budaya.
Candi yang dibangun pada abad ke-9 masehi ini, dikenal sebagai tempat pemujaan Siwa.
Hal itu tertuang dalam prasasti Siwagrha, dimana ada arca Siwa yang bersemayam setinggi tiga meter.
Kedepannya, candi ini akan dijadikan tempat pemujaan dan persembahyangan bagi umat Hindu di Nusantara bahkan dunia.
Baca juga: Ziarah Umat Hindu Bali dari Pura Pulau Menjangan ke Candi Prambanan
Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Tri Handoko Seto, menjelaskan ihwal rencana tersebut kepada Tribun Bali, Senin 14 Juni 2021.
“Intinya Candi Prambanan ingin dijadikan sebagai tempat ibadah umat Hindu. Sehingga bagaimana caranya supaya ke depan, umat Hindu bisa sembahyang dan Tri Sandhya pagi, siang, sore di sana,” jelasnya.
Termasuk sembahyang pada rahinan Purnama, Tilem, dan hari suci atau hari besar agama agama Hindu lainnya.
Bedanya, kedepan semua itu dilakukan tanpa perlu mengurus izin yang rumit atau berbelit-belit.
“Tentu harus ada dasar MoU antara Menteri Agama, Menteri Pendidikan, Menteri BUMN, Gubernur DIY dan Gubernur Jawa Tengah,” sebutnya.
Apabila telah ada MoU maka tidak perlu izin yang sulit untuk sembahyang di Candi Prambanan.
Sebab untuk saat itu, apabila umat Hindu ingin sembahyang di sana, atau melakukan ritual Hindu lainnya memerlukan izin dari daerah sampai ke Dirjen Kebudayaan di Jakarta.
“Jadi kasihan umat kita. Nah dengan pencanangan ini rencananya kedepan umat Hindu bisa mudah sembahyang,” sebutnya.
Kemudian berikutnya, setelah kemudahan itu diharapkan pula kedatangan umat Hindu dari berbagai belahan dunia, juga untuk melakukan kegiatan keagamaan di Candi Prambanan.
“Kalau itu bisa terjadi, maka akan ada peningkatan kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri dan luar negeri,” ujarnya.
Baca juga: Toleransi Beragama, Inspirasi dari Candi Prambanan