Breaking News:

Berita Bali

Ditangkap Ambil Paket Narkotik di Badung, Haris Banding, Keberatan Dihukum 10 Tahun Penjara

Haris Arivianto (42) mengajukan banding terhadap putusan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
KOLASE TRIBUN BALI
Ilustrasi sabu-sabu di Bali - Ditangkap Ambil Paket Narkotik di Badung, Haris Banding, Keberatan Dihukum 10 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Haris Arivianto (42) mengajukan banding terhadap putusan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Terdakwa Haris keberatan setelah dijatuhi pidana penjara selama 10 tahun, dan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa kelahiran Lumajang, Jawa Timur, 21 November 1978, dijatuhi pidana karena dinyatakan terbukti bersalah terlibat tindak pidana narkotik.

Diketahui, Haris ditangkap oleh petugas Ditresnarkoba Polda Bali di halaman parkir kantor ekspedisi Jalan By Pass Ngurah Rai, Kedonganan, Badung, Bali.

Baca juga: Wawancara Khusus Kepala BNN Provinsi Bali, Kaum Milenial Dominasi Penyalahgunaan Narkoba

Saat itu terdakwa usai mengambil paket kiriman yang ternyata berisi sabu seberat 24,87 gram netto, dan 49 butir ekstasi dengan berat 25,30 gram netto.

"Terdakwa Haris Arivianto keberatan dan minta banding. Kami sebagai penasihat hukumnya sudah sampaikan ke majelis hakim di persidangan," jelas Yulia Amabarani, Senin, 14 Juni 2021.

Putusan majelis hakim sejatinya lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Haris dengan pidana penjara selama 12 tahun.

Sementara itu dijelaskan pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini, bahwa kliennya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Oleh karena itu, Haris dijerat dua pasal sekaligus. Yakni Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotik, dan Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotik terkait kepemilikan ganja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved