Berita Bali
Cegah Penyebaran Covid-19, Kepala BPBD Bali Berharap Pramuka Bali Jadi Garda Terdepan
Made Rentin mengatakan bahwa pelatihan relawan tersebut melibatkan sekurang-kurangnya 25 organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Kebencanaan Mitra BKR.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara virtual menggelar pelatihan peningkatan kapasitas relawan yang dilaksanakan oleh secara virtual.
Kegiatan yang digelar oleh Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 Nasional BNPB ini digelar di dua provinsi yakni Bali dan Banten.
Untuk Bali sendiri, ada tiga kabupaten yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pelatihan tersebut, yaitu Tabanan, Jembrana, dan Buleleng.
Kepala BPBD Bali yang juga Kwarda Pramuka Bali, Made Rentin mengatakan bahwa pelatihan relawan tersebut melibatkan sekurang-kurangnya 25 organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Kebencanaan Mitra BKR, termasuk Gerakan Pramuka ikut serta sebagai peserta pelatihan.
“Dari Bali sebanyak 165 orang anggota pramuka penegak, pandega dan pembina dari Bali yang diwakili Kwartir Cabang Buleleng, dengan 65 peserta, Tabanan 50 orang dan Jembrana 50 orang mengikuti kegiatan tersebut,” ujar dia, Senin 14 Juni 2021.
• Percepat Pelaksanaan Vaksin Covid-19, Denpasar Buat Program Pramuka Peduli, Ini yang Dilakukan
• Sosok Baden Powell, Bapak Pramuka Dunia Lahir 22 Februari 164 Tahun yang Lalu, Berikut Ini Karyanya
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas dalam membantu Satgas Covid-19 dalam melaksanakan tugasnya dalam memerangi pandemic Covid-19.
“Dalam empat hal yaitu, pertama, pencegahan yaitu membantu lakukan sosialisasi prokes 3 M, kita di Bali 6 M, dua penanganan yaitu membantu optimalkan 3 T, ketiga pembinaan yaitu ikut serta dalam operasi gabungan penegakan disiplin, dan keempat, pendukung yaitu melakukan pelaporan data,” ungkap Rentin.
Ia juga menjelaskan bahwa berkenaan dengan poin keempat yang dimaksud adalah ditunjuknya setiap anggota pramuka sebagai duta perubahan perilaku untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya prokes.
“Selama ini sudah banyak anggota pramuka lakukan edukasi, tapi belum optimal dalam menyampaikan laporan, yaitu melalui aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 pada bidang tugas Lapor Program Bidang Perubahan Perilaku,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pihaknya mengajak segenap anggota pramuka di Bali untuk ikut bergabung menjadi relawan tersebut.
“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh anggota pramuka, agar tergabung menjadi relawan, masuk dan mendaftar lewat aplikasi BLC, kemudian kegiatan kita dalam mengedukasi masyarakat tentang Prokes agar dilaporkan secara rutin sehingga progres dan perkembangan edukasi terjadi peningkatan,” tegasnya.
Rentin menjelaskan jika tiap kwartir daerah diharapkan oleh kwartir nasional sebanyak 18 ribu anggota pramuka sebagai duta perubahan perilaku, dan khusus Kwarda Bali sendiri menurutnya baru masuk dan teregistrasi 592 orang dan hanya belasan saja yang menyampaikan laporan secara online lewat aplikasi.
“Saya sendiri Ka Kwarda sejak awal sudah sebagai Duta Perubahan Perilaku karena memang keseharian bertugas sebagai satgas, tiap hari selalu memberikan laporan berupa kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dilengkapi dengan foto-foto, harapan saya dan sekaligus mengajak semua anggota pramuka di bali, yuk kita semua registrasi/mendaftar sebagai DPP dan lanjut melakukan sosialisasi serta yang paling utama adalah memberikan laporan secara rutin” imbuhnya.
Di sisi lain kita anggota pramuka diharapkan mendukung capaian program vaksinasi, dengan lebih fokus mengajak lansia untuk mendapatkan suntikan vaksinasi.
• Pramuka Jembrana Bedah Kios Cukur Jadi Barbershop
“Saat ini kasus Covid-19 di Bali sudah bisa dikatakan melandai dan kedepannya kondisi ini diharapkan bisa terus dipertahankan dan bahkan terus diturunkan sehingga masyarakat segera bisa beraktivitas secara normal dan perekonomian Bali segera bangkit, tambahnya. Semua ini terjadi karena kerja keras bersama, kerja gotong royong semua pihak, baik Pemerintah, satgas, masyarakat, dan organisasi kepemudaan termasuk di dalamnya pramuka. Sebagai organisasi pemuda penerus bangsa, pramuka harus memiliki memiliki kepekaan terhadap kondisi bangsa dan negara sehingga bisa mengambil peran utama untuk ikut memberi sumbangsih kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pramuka_20180920_123616.jpg)