Breaking News:

Berita Buleleng

Dinas PUTR Buleleng Bangun Tiga Jembatan Dengan Anggaran Rp 14 Miliar, Ditargetkan Rampung November

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng tahun ini membangun jembatan yang ada di tiga titik, dengan anggaran mencapai Rp 14 Miliar.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Pembangunan jembatan di Lingkungan Bakung, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Jumat (16/6) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng tahun ini membangun jembatan yang ada di tiga titik, dengan anggaran mencapai Rp 14 Miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Perbaikan sudah mulai dilakukan pada bulan ini, dan ditargetkan selesai pada pertengahan November mendatang. 

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha ditemui Jumat 18 Juni 2021 mengatakan, jembatan yang dibangun diantaranya, jembatan yang ada di ruas jalan Lingkungan Bakung, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, jembatan yang ada di ruas jalan Desa Wanagiri-Gitgit Kecamatan Sukasada, dan jembatan yang ada di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan.

"Pengerjaannya dilakukan berbarengan, namun beda kontraktor," terangnya. 

Adiptha menjelaskan, untuk jembatan yang ada di Lingkungan Bakung, sudah berusia 60 tahun, sehingga pihaknya memandang jembatan itu harus diganti.

Kendaraan Hingga Mesin Milik Dinas PUTR Buleleng Dilelang

Realisasi Pembangunan Jembatan di Bukit Galah Karangasem Capai 72 Persen

Terlebih, lokasi jembatan berada di jalan yang sangat curam, dan sangat membahayakan pengguna jalan.

Untuk itu, dalam pembangunan kali ini, jembatan akan dibuat lebih tinggi hingga 4 meter, dan diperlebar hingga 7 meter, dengan anggaran mencapai Rp 5 Miliar.

"Umur jembatannya sudah 60 tahun, jadi sudah sangat layak untuk diganti. Selama pembangunan, ruas jalan ditutup total. Jadi masyarakat harus menggunakan jalur alternatif, yang tembus di Lingkungan Bantang Banua, Kecamatan Sukasada," terangnya. 

Sementara jembatan yang ada di ruas jalan Desa Wanagiri-Gitgit, kata Adiptha akan dibangun sepanjang 40 meter, dan lebar 7 meter, dengan anggaran mencapai Rp 6 Miliar.

"Jadi kalau mau ke Wanagiri, bisa lewat jalan alternatif ini. Lebih cepat, ketimbang lewat di jalan nasional," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved