Breaking News:

Sponsored Content

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali di Pura Pengubengan Karangasem

Pelaksanaan bhakti pujawali dipimpin Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota

Istimewa/Pemkot Denpasar
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat ngaturang bhakti serangkaian Pujawali di Pura Pengubengan, Karangasem bertepatan dengan Purnama Sasih Kasa, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Jajaran Pemkot Denpasar ngaturang bhakti serangkaian Pujawali di Pura Pengubengan, Karangasem bertepatan dengan Purnama Sasih Kasa, Kamis 24 Juni 2021.

Pelaksanaan bhakti pujawali dipimpin Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Suara genta dan lantunan kidung mengiringi pelaksanaan pujawali.

Baca juga: Perubahan Nomenklatur, Walikota Jaya Negara Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Iringan tabuh dan topeng pun turut melengkapi pengilen upacara.

Rangkaian pujawali diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Manu Singaraga, Griya Sangkan Gunung, Sidemen dan Ida Pedanda Gede Wana Yoga, Griya Wanasari Sidemen.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai mengatakan, bahwa pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh umat Hindu untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa menjadikan sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

Selain itu, Jaya Negara juga turut mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang secara disiplin dan ketat.

Hal ini mengingat saat ini pandemi belum usai, kerenanya meski sudah divaksin, seluruh masyarakat tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan, termasuk saat pelaksanaan upacara adat dan keagamaan.

“Dengan pelaksanaan pujawali ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana, dan semoga pandemi Covid-19 dapat segara teratasi dan situasi kembali normal,” ujar Jaya Negara. (Ags/HumasDps)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved