Menuju Album Mini, Kanekuro Rilis "Haunted Psycho Notes"
Nestapa pandemi Covid-19 yang hampir meluluhlantakan lini kehidupan tidak membuat unit post punk/dark surf asal Denpasar, Kanekuro berdiam diri.
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nestapa pandemi Covid-19 yang hampir meluluhlantakan lini kehidupan tidak membuat unit post punk/dark surf asal Denpasar, Kanekuro berdiam diri.
Situasi yang tak menentu, minimnya perhelatan konser musik justru disiasati oleh band yang diproklamirkan tahun 2018 ini dengan meluncurkan single baru sekaligus video musik.
Ya, single berjudul "Haunted Psycho Notes" telah resmi mereka lepas di kanal YouTobe Skullism Records, Senin, 14 Juni 2021.
Single anyar ini menjadi penanda Kanekuro menuju album mini atau lebih kerennya disebut album Extended Play (EP) yang direncanakan rilis tahun ini dibawah bendera Skullism Records.
Baca juga: Setelah Lama Vakum, De Ama Kembali Rilis Single Bertajuk Bagia Selantang Yusa
"Kanekuro baru saja mengeluarkan 1 lagu baru sekaligus video klip yang dipublikasi via kanal YouTube Skullism Records. Lagu ini menuju mini album yang akan segera dikeluarkan tahun ini. Semoga tidak ada kendala," ujar vokalis juga synthesizer Kanekuro, Andre Tovan, Sabtu, 25 Juni 2021.
Berbicara mengenai tema lagu "Haunted Psycho Notes", Kanekuro masih bermain di ruang psikologis. Mengangkat fenomena yang dialami kebanyakan orang, dengan kondisi yang tidak baik-baik saja, gangguan mental adalah menjadi topiknya.
Diceritakan Andre Tovan, ada beberapa gangguan mental yang dialami orang-orang diantaranya ada Skizofrenia, ADHD, gangguan kecemasan dan lain-lain. "Tapi kami lebih berfokus dengan bipolar.
Selain bipolar, introvert pun menjadi hal menarik bagi kami untuk diangkat. Selalu beredar di lingkungan kami tentang hal tersebut, maka kami menggambarkan situasi tersebut menjadi sebuah lagu baru kami ini," tuturnya.
Baca juga: Kacau, Painful By Kisses Bicarakan Keresahan dan Perasaan Tidak Aman lewat Single Terbaru
"Fenomena yang dianggap "keren" bagi kalangan jaman sekarang menjadi suatu keharusan yang dibanggakan saat ini," imbuh Andre Tovan.
Dari sisi lirik yang menggunakan bahasa Inggris, pemaknaannya lebih sebagai kiasan atau bahasa yang bersifat lambang. "Dari segi liriknya pun sebagai figuratif dan sarcasm saja untuk pemaknaannya," jelas Andre Tovan.
Berbicara proses produksi video musik, menggandeng para rekan yang fasih dibidangnya.
"Video ini digarap oleh salah satu sahabat kami yaitu Dharma Krisnahadi aka Omen. Proses lagu ini digarap secara mandiri untuk vokal, gitar dan bass."
Baca juga: Hani Remaja Manis Rilis Single Baru Berjudul Bendera Tiyange
"Proses produksi drum dikerjakan di Fantasy Reborn Records yang dimiliki oleh drummer metal ternama Bali, Guz Cilik dari Trojan dan Natter Jack," paparnya.
Ia berharap dengan dilepasnya single sekaligus video musik "Haunted Psycho Notes" mendapat respon baik dari publik. Pun ini menjadi penanda Kanekuro kian konsisten dijalurnya. "Semoga lagu baru ini menjadi awalan baik di hadapan publik," harap Andre Tovan. CAN
Kanekuro:
Andre (vocal/synthesizer)
Gesta (gitar)
Rio (dram)
Ginting (bass)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kanekuro-11.jpg)