Breaking News:

Berita Banyuwangi

Kerangka KMP Yunicee Ditemukan Berada pada Kedalaman 78 Meter

Tepatnya kerangka kapal tersebut ditemukan di  8,10 derajat lintang selatan, dan 114,25 derajat bujur timur.

Istimewa/TNI AL
Komandan KRI Rigel-933 Letnan Kolonel Laut (P) Jaenal Mutakim paling kiri 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Kerangka KMP Yunicee yang terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat hendak sandar di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa (29/6/2021), telah ditemukan di kedalaman 78 meter.

Kerangka kapal itu terseret arus dan ditemukan di 1,6 kilometer dari pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Kerangka tersebut terdeteksi oleh KRI Rigel yang melakukan pencarian di sekitar Selat Bali.

Tepatnya kerangka kapal tersebut ditemukan di  8,10 derajat lintang selatan, dan 114,25 derajat bujur timur.

Baca juga: KMP Yunicee yang Karam di Selat Bali Dibuat Tahun 1992, Docking Terakhir Desember 2020

KMP Yunicee berada di kedalaman 72 meter sampai 78 meter, panjang 55,3 meter, lebar 11,5 meter, tinggi 11,35 meter dari dasar laut.

Jarak daratan terdekat 362 meter, jarak dari Gilimanuk kurang lebih 1,65 kilometer, ditemukan pukul 01.30 WITA.

Komandan KRI Rigel-933 Letnan Kolonel Laut (P) Jaenal Mutakim mengatakan, ROV KRI Rigel memantau adanya kerangka kapal berada di antara kedalaman 72 hingga 78 meter dibawah permukaan laut.

"Pencarian kerangka kapal juga sempat terkendala arus laut yang kuat.

KRI Rigel sempat terpaksa menarik kembali ROV di dasar laut dan dilakukan pemantauan dari lokasi lain.

Setelah arus sedikit reda lalu di ulangi kembali pencarian," kata Jaenal, Rabu 30 Juni 2021.

Selain itu, tim SAR gabungan juga menemukan 20 baju pelampung di tengah laut diduga milik KMP Yunicee.

Pencarian penumpang yang hilang terus dilakukan petugas dari Bali dan Banyuwangi.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tanjungwangi, Banyuwangi, Benyamin Ginting, mengatakan saat ini pihaknya menemukan 20 life jacket, life boy dan ILR.

"Yang kami temukan ini ada life jacket 20, life boy 1

Baca juga: Tenggelamnya KMP Yunicee: Diah Ari Meiyani Meninggal Setelah Silaturrahmi Di Banyuwangi

Kemudian ILR ada dua, tapi satu kami tinggal tidak kami bawa," ujarnya kepada wartawan. (*)

Artikel lainnya di Berita Banyuwangi

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved