Breaking News:

Berita Gianyar

SENGKETA Tanah di Tegal Jambangan Gianyar Kembali Mencuat, Ada Warga Tidur di Reruntuhan Rumahnya

SENGKETA Tanah di Tegal Jambangan Gianyar Kembali Mencuat, Ada Warga Tidur di Reruntuhan Rumahnya

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Eri Gunarta
Kondisi rumah warga Tegal Jambangan, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Bali Desak Ketut Sukerti, Kamis 1 Juli 2021. Kini ia tinggal di bedeng yang letaknya masih di sekitar puing rumahnya yang sempat dirobohkan. 

TRIBUN-BALI. COM, GIANYAR - Kasus sengketa tanah Tegal Jambangan, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar dengan Pengempon Pura Kemuda Saraswati, Ubud sudah bergulir selama 14 tahun.

Kasus memanas saat rumah-rumah warga di Tegal Jambangan diratakan pada tahun 2017 lalu.

Kini kasus tersebut mencuat lagi.

Suara-suara tuntutan terdengar dari sejumlah warga yang meminta pihak kepolisian mentersangkakan perusakan rumah warga tersebut.

Warga meyakini eksekusi rumah tersebut tanpa keputusan hukum.

Laporan polisi atas perusakan rumah tersebut dilayangkan oleh tiga warga.

Satu di antaranya adalah I Dewa Ariana.

Setelah rumahnya diratakan, kini ia masih tinggal di atas reruntuhan bangunan.

Di sana ia mendirikan bedeng untuk ditempati bersama 10 anggota keluarganya, terdiri dari anak dan cucu-cucunya.

"Sekarang kami masih di sana, mendirikan rumah bedeng, sudah tidak ada pengusiran dan intimidasi lagi," ujarnya, Kamis (1/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved