Breaking News:

Kesehatan

Termasuk Ivermectin, Kemenkes Tetapkan Harga Eceran Tertinggi 11 Obat pada Masa Pandemi Covid-19

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan harga eceran tertinggi (HET) untuk 11 obat Covid-19 itu merupakan harga jual tertinggi di apotek dan

Editor: Wema Satya Dinata
dok/INAF
ILUSTRASI. Obat anti parasit Ivermectin produksi Indofarma 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi untuk 11 jenis obat pada masa pandemi Covid-19.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/4826/2021 Tentang Harga Eceran Tertinggi Obat dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan harga eceran tertinggi (HET) untuk 11 obat Covid-19 itu merupakan harga jual tertinggi di apotek dan instalasi rumah sakit/klinik yang berlaku untuk seluruh Indonesia.

Dari 11 jenis obat tersebut, Kemenkes menetapkan harga eceran tertinggi untuk Ivermectin, obat cacing yang belakangan ini menuai kontroversi.

Baca juga: Ivermectin Jalani Uji Klinik dan Bakal Menjadi Obat Murah Covid-19

Kementerian Kesehatan menyatakan HET tablet Ivermectin 12 mg sebesar Rp 7.500 per tablet.

Berikut ini harga eceran tertinggi 11 obat dalam masa pandemi Covid-19:

1. Teblet Favipiravir 200 mg satuan tablet Rp 22.500.

2. Injeksi Remdesivir 100 mg satuan vial Rp 510.000.

3. Kapsul Oseltamivir 75 mg satuan kapsul Rp 26.000.

4. Intravenous Immunoglobulin 5% 50 ml infus satuan vial Rp 3.262.300.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved