Breaking News:

Berita Bangli

Disdukcapil Bangli Kewalahan Cetak KIA, Waiting List Sampai 2000an

Belasan ribu anak di Bangli diketahui telah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Kendati demikian, pihak dinas masih memiliki ‘utang’

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Plt. Kadis Dukcapil Bangli, Jero Penyarikan A. Widata 

Jero Widata yang juga merupakan Kabag Kesra Setda Bangli itu menjelaskan, KIA pada dasarnya sama dengan KTP-el.

Di mana pada KIA tertera QR Code, yang apabila discan maka akan keluar semua elemen data kependudukan anak yang bersangkutan.

Namun hingga kini KIA belum menjadi persyaratan dalam PPDB di Bangli.

Baca juga: 997 Formasi CPNS di Bangli Dibuka Hari Ini

"Ke depan kita akan koordinasikan lebih lanjut dengan dinas pendidikan agar KIA menjadi persyaratan dalam PPDB,” ucapnya.

Kendati permintaan KIA bertambah, Disdukcapil Bangli belum bisa mencetak seluruh permintaan yang masuk.

Bahkan diakui ada sekitar 2000an permintaan KIA yang belum tercetak.

Walaupun diketahui, blanko KIA di Disdukcapil Bangli masih tersedia sekitar 10 ribu keping.

Kata Jero Widata, hal tersebut dikarenakan pihak Disdukcapil hanya memiliki satu alat cetak KIA. Yang mana, alat tersebut hanya mampu mencetak maksimal 100 keping per hari.

Baca juga: Rumah Anggota DPRD Bangli Dimasuki Maling, Dua Pria Terekam CCTV Curi Ayam

“Kalau dipaksakan lebih dari 100 keping, alatnya panas dan blankonya meleleh.

Alat cetaknya juga khusus. Tidak bisa menggunakan alat cetak untuk blanko KTP.

Rencananya pada anggaran perubahan ini kita usulkan dua unit printer KIA, dengan anggaran sekitar Rp100 juta,” tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved