Berita Karangasem

Ditutup Akibat PPKM Darurat, Taman Soekasada Karangasem Keteteran Soal Biaya Operasional Sehari-hari

Pemicunya lantaran Taman Soekasada akan ditutup dari 3 Juli sampai 20 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan  Kegiataan Masyarakat  (PPKM) Darurat

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana Taman Soekasada, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem. Taman Soekasada nampak ramai dikunjungi wisatawan sebelum pandemi. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Objek Wisata Taman Soekasada di Tumbu,  Kecamatan Karangasem keteteran biaya operasional sehari-harinya.

Pemicunya lantaran Taman Soekasada akan ditutup dari 3 Juli sampai 20 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan  Kegiataan Masyarakat  (PPKM) Darurat.

Manajer Taman Soekasada, Ida Made Alit mengaku tak bisa berbuat banyak.

Dengan adanya PPKM Darurat, otomatis Taman Sokasada ditutup untuk sementara.

Baca juga: Imbas Penerapan PPKM Darurat,Wisatawan Cancel Ratusan Kamar Hotel yang Sudah dibooking di Karangasem

Itu tandanya pendapatan tiap hari nihil  selama penutupan  pariwisata.

Kondisi ini berakibat ke pemasukan dan pemenuhan biaya operasi.

"Kebijakan ini harus didukung karena aturan pemerintah dalam  menuntaskan  atau mencegah pandemi COVID-19. Dan ini wajib kita dukung. Cuma pengelola Taman Soekadasa saat ini kewalahan biaya operasional per hari," kata Ida Made Alit, Minggu 4 Juli 2021.

Ditambahkan, pendapatan Taman Soekasada setiap  hari menurun drastis hingga 60 persen.

Sebelum pandemi COVID, pendapatan per hari bisa mencapai Rp 15 juta.

Sedangkan selama COVID, pendapatan hanya Rp 2 sampai 3 juta per hari. Sedangkan biaya  operasionalnya mencapai Rp 150 juta per bulan.

"Sekarang ada penutupan, otomatis tidak pemasukan selama dua pekan. Sedangkan kas yang digunakan untuk biayai kekurangan selama pandemi habis," tambah Ida Made Alit, pria asal Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem.

Untuk Bulan Juli 2021, kata Ida Made Alit, pengelola fokus mencari pendapatan untuk bayar operasionalnya.

Seperti membayar listrik, air, BPJS Kesehatan serta Ketenagakerjaan para pegawai, biaya telepon, dan lain-lain. Sedangkan untuk gaji karyawan akan dikoordinasikan dengan pegawai sekitar.

"Untuk gaji pegawai akan dikoordinasikan. Semoga  para pegawai menyadari kondisi keuangan Taman Soekasada. Yang terpenting  yakni BPJS Kesehatan pegawai terbayarkan. Taman Soekasada posisinya terjepit," imbuh Alit, sapaan Ida Made Alit.

Baca juga: Mitigasi Tanah Longsor, BPBD Karangasem Ajukan Permohonan Bantuan Bibit Pohon untuk Ditanam

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved