Breaking News:

Berita Tabanan

Hari Kedua PPKM Darurat, Petugas Tindak 5 Orang yang Tidak Gunakan Masker di Tabanan

PPKM Darurat di Kabupaten Tabanan, Bali pada hari kedua telah menjaring sejumlah pengusaha yang buka melewati jam tutup usaha.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Karsiani Putri
Dok. Polres Tabanan
Tim Gabungan saat melakukan patroli kebijakan PPKM Darurat di wilayah Tabanan, Bali pada Minggu 4 Juli 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Tabanan, Bali pada hari kedua, telah menjaring sejumlah pengusaha yang buka melewati jam tutup usaha sesuai dengan PPKM Darurat.

Dan menindak 5 orang kedapatan tidak menggunakan masker, Minggu 4 Juli 2021 Malam.

Selain itu, petugas juga mendapati sejumlah usaha yang tak menyediakan sarana protokol kesehatan (Prokes) seperti tidak adanya tempat cuci tangan.

Tim Gabungan dari unsur TNI, Polri, serta Pemkab Tabanan kembali melaksanakan patroli dan penindakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI tentang PPKM Darurat yang kemudian ditegaskan kembali lewat Surat Edaran Gubernur Bali (SE) Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S. Siregar yang memimpin Operasi Aman Nusa II mengatakan, patroli gabungan untuk penerapan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Tabanan, Bali kembali dilakukan.

Dia menyebutkan, Patroli Gabungan penerapan PPKM Darurat tanggal 3-20 Juli 2021 ini kembali menyasar tempat-tempat keramaian seperti Pasar Senggol di Jalan Gajah Mada Tabanan, jalur Jalan Kamboja, wilayah Desa Dauh Peken, Jalan Bypass Ir Soekarno Kediri - Pesiapan Tabanan dan beberapa lainnya.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sesuai dengan instruksi Mendagri, Surat Edaran Gubernur Bali, dan Surat Edaran Bupati Tabanan. Tujuannya adalah agar masyarakat mentaati Peraturan yang berlaku guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Tabanan,” Kata AKBP Mario.

AKBP Mario mengungkapkan, dari hasil Patroli Gabungan Polres Tabanan bersama dengan TNI Kodim 1619 Tabanan dan Satpol PP yang mengedepankan Satpol PP dalam penindakan, masih ditemukan adanya pelanggaran prokes dari tempat usaha atau cafe.

Bahkan masih ada ditemukan masyarakat pengunjung salah satu kedai tanpa menggunakan masker dan telah dilakukan penindakan oleh Satpol PP.

“Kemarin ada 3 pelaku usaha yang dilakukan pemanggilan karena melanggar jam tutup usaha sesuai dengan PPKM Darurat,” ungkapnya.

BACA JUGA: 16 Persen Siswa SMPN 1 Gianyar Telah Divaksin, Hari Pertama Dipilih 200 Siswa

“Sedangkan 5 orang pelanggar tidak menggunakan masker, ditindak dengan sanksi denda Rp100 ribu per orang. Dan satu tempat usaha/kedai ditilang karena tidak menyediakan sarana prokes. Semua sudah ditindaklanjuti oleh Tim Yustisi dari Pemkab Tabanan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved