Berita Bali

Polda Bali Laksanakan Giat Penyekatan PPKM Darurat di 30 Titik

"Ada 30 lokasi penyekatan," terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol Syamsi melalui pesan singkat.

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kapolresta Denpasar Kombes pol Jansen Avitus Panjaitan,S,IK, M,H bersama Dandim 1611/Badung. Kolonel Inf. I Made Alit Yudana saat memimpin giat sekat di Pos Uma Anyar, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Selasa 6 Juli 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali menyelenggarakan giat sekat pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di 30 titik menyeluruh di wilayah Bali.

"Ada 30 lokasi penyekatan," terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol Syamsi melalui pesan singkat, Selasa 6 Juli 2021.

Dalam daftar giat ops sekat Polda Bali dipaparkan terdapat 30 titik lokasi penyekatan yang tersebar di 9 kabupaten/kota wilayah hukum Polres/ta di Bali yang sudah dipetakan sesuai dengan kondisi mobilitas penduduk.

"Pertimbangan (lokasi penyekatan,-red) dari Satwil merupakan titik temu antar kabupaten/kota," jelasnya.

Baca juga: Polda Bali Awasi Akun Medsos Provokatif Soal Covid-19 dan PPKM Darurat 

Dalam giat di titik sekat, petugas bakal melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, operasi yustisi, memberikan imbuan dan bagi-bagi masker hingga pemasangan stiker.

Adapun penyekatan dan pengawasan PPKM Darurat dilaksanakan dalam rangka Ops Aman Nusa Agung II - 2021

Hari ini penyekatan dimulai terhadap seluruh pengendara dari luar Denpasar yang memasuki wilayah Denpasar dengan pemeriksaan surat prokes rapid antigen, surat keterangan kerja dari kantor, dan administrasi kendaraan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes pol Jansen Avitus Panjaitan,S,IK, M,H bersama Dandim 1611/Badung. Kolonel Inf. I Made Alit Yudana

Pada kesempatan tersebut Kapolresta menjelaskan bahwa kegiatan dilaksnakan sesuai dengan SE Gubernur 09 tahun 2021 dengan tujuan menekan jumlah penyebaran Covid 19 diwilayah Denpasar.

Lebih Lanjut, dikatakan Kapolresta, SE Gubernur No. 09. Tahun 2021 jelas mengatur tentang masyarakat bekerja di bidang esensial dan non esensial yang bisa memasuki wilayah Denpasar.

"Hari ini kita pastikan masyarakat yang bekerja di bidang tersebut dan ternyata masyarakat banyak yang tidak memiliki surat-surat dimaksud," ujar Kapolresta.

Perusahan tempat bekerja diimbau untuk memberikan surat keterangan kepada pekerjanya, khususnya yang bekerja di kedua bidang tersebut diatas agar tetap mematuhinya.

Kegiatan ini kita laksanakan secara terpadu dengan melibatkan TNI-POLRI bersama Pemda dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved