Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Sembilan ASN Pemkab Buleleng Positif Covid-19

Sementara di masing-masing bagian tempat ASN positif itu bekerja, sudah diinstruksikan untuk bekerja dari rumah.

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng, Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak sembilan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buleleng terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu 7 Juli 2021.

Dari sembilan orang itu, lima diantaranya bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, sedangkan empat orang lainnya bertugas di kantor DPRD Buleleng.

Sekda Buleleng, yang juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, setelah ditemukan adanya sembilan orang ASN yang positif Covid, pihaknya telah menugaskan Dinas Kesehatan Buleleng untuk melakukan rapid test antigen kepada seluruh pegawai yang bertugas di kedua kantor tersebut.

Sementara di masing-masing bagian tempat ASN positif itu bekerja, sudah diinstruksikan untuk bekerja dari rumah.

Baca juga: 67 Ribu Anak Usia 12-17 Tahun di Buleleng Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Suyasa pun menyebut pihaknya tidak bisa menentukan dengan siapa ke sembilan ASN ini melakukan kontak, hingga akhirnya terpapar Covid. Sebab, kasus terkonfirmasi di berbagai daerah sangat tinggi.

"Warga yang keluar masuk Buleleng  memberi peluang menularkan Covid.

Situasi ini harus diterima, walaupun tim yustisi sudah bersama-sama melakukan penyekatan di pintu-pintu masuk.

 Mudah-mudahan dengan upaya tim yustisi ini juga bisa memperkecil terjadinya penularan," ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Buleleng ini juga tidak memungkiri dalam beberapa hari belakangan ini kasus terkonfirmasi di Buleleng sangat tinggi.

Pada Rabu saja, tercatat ada 61 kasus baru terkonfirmasi yang tersebar di tujuh kecamatan.

"Kembali lagi kita tidak bisa melepas atau memutus interaksi antar daerah, ketika ada daerah yang jadi tempat kunjungan juga posisinya marak terjadi kasus, kemungkinan besar Buleleng juga akan terpengaruh. Makanya pos sekat akan diperketat lagi," jelasnya.

Selain adanya penambahan 61 kasus terkonfirmasi, juga terdapat penambahan satu kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid.

Pasien merupakan seorang pria asal Kecamatan Gerokgak, berusia 75 tahun.

Pasien mulanya dilarikan ke RSUD Buleleng pada Selasa kemarin, dengan keluhan sesak, demam, batuk, mual, lemas, serta memiliki penyakit penyerta berupa diabetes melitus.

Pasien kemudian meninggal dunia beberapa jam kemudian.

Baca juga: Pemkab Buleleng Mulai Lakukan Vaksinasi untuk Anak-anak Besok, Sasaran Pertama di SMPN 1 Singaraja

Satgas juga mengumumkan terdapat penambahan 14 pasien Covid yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, sisa pasien yang menjalani perawatan saat ini berjumlah 248 orang. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved