Kecelakaan di Buleleng
Hilang Keseimbangan, Jukung Berisi Enam Pemancing Terbalik di Laut Sanggalangit Buleleng Bali
Pencarian dilakukan di tengah kondisi malam hari untuk menemukan para korban yang dilaporkan berada di perairan Sanggalangit.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Insiden kecelakaan laut terjadi pada Rabu 3 Juni 2026 malam.
Sebuah jukung (perahu) yang dinaiki enam orang tiba-tiba terbalik di tengah laut saat digunakan untuk memancing.
Kondisi ini menyebabkan para korban terombang-ambing di laut selama dua jam, sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari Tim SAR gabungan.
Peristiwa kecelakaan laut ini terjadi sekitar pukul 22.49 Wita.
Baca juga: VIDEO Gagal Salip Truk di Kalianget Buleleng Bali, Avanza Angkut Dua WNA Alami Kecelakaan
Sebelumnya, keenam korban diketahui berangkat melaut untuk memancing sekitar pukul 18.00 Wita.
Hingga menjelang tengah malam, jukung yang ditumpangi tiba-tiba terbalik.
Sehingga seluruh penumpang berada dalam kondisi darurat di perairan dan membutuhkan bantuan segera.
Adapun identitas enam korban yakni Hamdan (50) asal Yehbiu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak; Basirul (39) asal Desa Penarukan, Kecamatan Buleleng; serta Herry Noval Putra (28), Amirul Umara (29), Haris Maulana (36) dan Amir Sarifudin (43) asal Kelurahan Kampung Singaraja, Kecamatan Buleleng.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 23.15 Wita dari petugas KSOP Celukan Bawang.
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR segera melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait dan menyiapkan operasi pencarian.
Sebanyak enam personel Pos SAR Buleleng kemudian diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Pencarian dilakukan di tengah kondisi malam hari untuk menemukan para korban yang dilaporkan berada di perairan Sanggalangit.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengungkapkan para korban berhasil ditemukan di perairan Sanggalangit pada Kamis 4 Juni 2026, sekitar pukul 00.58 Wita.
Jaraknya sekitar 3-4 mil dari pelabuhan Celukan Bawang, atau sekitar 1 mil dari bibir pantai Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.
"Saat ditemukan, para korban berada di atas jukung yang terbalik dalam kondisi selamat," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Hilang-Keseimbangan-Jukung-Berisi-Enam-Pemancing-Terbalik-di-Laut-Sanggalangit-Buleleng-Bali.jpg)