Corona di Bali
250 Anak Ikuti Program Vaksinasi Covid-19 di Kejati Bali
Anak perempuan berumur 15 tahun ini telah mengikuti program nasional vaksinasi anak yang dilaksanakan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Kamis, 8 Juli
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cleo terlihat semringah seusai menerima vaksin sinovac.
Anak perempuan berumur 15 tahun ini telah mengikuti program nasional vaksinasi anak yang dilaksanakan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Kamis, 8 Juli 2021.
Tidak hanya Cleo, ada ratusan anak berumur 12 tahun hingga 17 tahun ikut dalam program vaksinasi ini.
"Saya merasa senang dan lega setelah divaksin. Saya juga tidak merasakan mual atau pusing saat divaksin. Jadi bagi yang belum divaksin, ayo vaksin. Jangan takut," ucap Cleo didampingi ibunya saat ditemui di pelataran parkir Kejati Bali.
"Saya berterima kasih kepada Kejati Bali sudah diberikan kesempatan ikut vaksin untuk anak saya sebagai masyarakat umum," timpal Eli, ibu dari Cleo.
Baca juga: Singapura Akan Kembali Izinkan Resepsi Dan Beri Keistimewaan Bagi Penerima Vaksin Pfizer Dan Moderna
Di sisi lain, Plt Kejati Bali,Plt.Kajati Bali, Hutama Wisnu mengatakan, program vaksinasi yang dilakukan Kejati Bali guna mendukung program pemerintah terkait vaksinasi nasional.
Dalam pelaksanaannya, Kejati Bali bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi Bali, Satgas Covid-19, Kepolisian, TNI dan Satpol PP.
"Hari ini, kami melaksanakan vaksinasi dengan sasaran anak berumur 12 tahun sampai 17 tahun. Dari pagi hingga siang ini, ada 250 anak yang ikut vaksinasi."
"Kami menyediakan sekitar 359 dosis vaksin sinovac," terangnya didampingi Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto.
Baca juga: Orang yang Disuntik Vaksin Sinovac Tidak Dimasukkan Pada Data Vaksinasi Covid-19 Nasional Singapura
Selain anak-anak, kata Wisnu, vaksinasi ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang umurnya lebih dari 17 tahun dan belum divaksin.
Ia menambahkan dengan telah divaksin, anak-anak terhindar dari penyebaran Covid-19.
"Ini adalah hal yang luar biasa, dengan dilaksanakan vaksin untuk anak-anak bisa memberikan ketahanan tubuh atau menaikan imun. Paling tidak bisa mencegah penyebaran covid-19 terhadap anak," tuturnya.
Usai melaksanakan vaksinasi dosis pertama, kegiatan ini akan dilanjutkan untuk menerima vaksin dosis kedua.
Baca juga: Gertak Vaksinasi Sasar Anak Usia 12-17 Tahun, 60 Siswa SMP di Bangli Mendapat Vaksin Covid-19
"Rencananya, 5 Agustus 2021 kami akan melaksanakan vaksinasi untuk anak bertempat di SMKN 1 Denpasar. Targetnya 800 anak. Yang sudah menerima vaksin hari ini, diikutkan di sana dan menerima dosis kedua," ungkap Wisnu.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Propinsi Bali, I Nyoman Sudiyasa menjelaskan, vaksinasi yang dilaksanakan Kejati Bali ini adalah program percepatan vaksinasi Covid-19 nasional yang khusus dilakukan di Bali. Sasarannya adalah anak berusia 12 tahun sampai 17 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vaksinasi-covid-19-pada-anak-yang-telah-dilaksanakan-kejati-bali.jpg)