Breaking News:

Berita Denpasar

Disdikpora Denpasar Larang Sekolah TK hingga SMP Negeri Pungut Biaya Atribut ke Peserta Didik Baru

Ia mendesak Pemkot Denpasar untuk meringankan beban orang tua siswa yang diterima saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
NET
Ilustrasi - Disdikpora Denpasar Larang Sekolah TK hingga SMP Negeri Tarik Biaya Atribut Selama Pembelajaran Daring 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota Dewan Kota Denpasar meminta Pemkot Denpasar tak menarik biaya selama pelaksanaan pembelajaran daring.

Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada.

Ia mendesak Pemkot Denpasar untuk meringankan beban orang tua siswa yang diterima saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Baca juga: Serangkaian MPLS, 600 siswa SMP di Denpasar Ikuti Webinar Agar Makin Cakap Digital

Ia pun mengatakan Pemkot Denpasar harus memberikan kebijakan untuk tidak menarik biaya apapun.

Widiada meminta bukan hanya uang pangkal yang diringankan tetapi juga uang atribut seperti pengadaan baju harusnya tidak menarik biaya dari orang tua siswa.

"Sebab, sampai saat ini, pengadaan atribut belum terlalu urgent ditambah dengan pelaksanaan sekolah saat ini masih lewat dalam jaringan (daring)," katanya Selasa, 13 Juli 2021.

Ia pun menganggap biaya tersebut belum urgent sehingga kebijakan pemerintah sangat penting untuk meringankan beban orang tua siswa di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Plt Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengaku jika pihaknya sudah memberikan instruksi terkait hal itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved