Breaking News:

Berita Bangli

Seluruh Sektor Non Esensial di Bangli Mulai Hari Ini Diperintahkan agar Ditutup

pihak Satgas Covid-19 Bangli tak segan-segan untuk menerapkan denda serta menutup usaha yang bersangkutan hingga berakhirnya PPKM Darurat

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/Pemkab Bangli
Rapat evaluasi PPKM Darurat bersama Perbekel dan Bendesa se Bangli, Rabu (14/7/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Seluruh sektor non esensial di Bangli mulai hari Rabu (14/7/2021) diperintahkan agar ditutup.

Apabila membandel, pihak Satgas Covid-19 Bangli tak segan-segan untuk menerapkan denda serta menutup usaha yang bersangkutan hingga berakhirnya PPKM Darurat.

Hal tersebut merupakan salah satu kesimpulan dari rapat evaluasi PPKM Darurat di Kabupaten Bangli dari Satgas Covid-19 Pusat, Rabu (14/7/2021).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah pusat, penerapan PPKM di Bangli tergolong masih rendah.

Baca juga: RSU Bangli Jadi Tempat Rujukan Pasien Positif Covid-19 dari Kota Denpasar

Ini terindikasi dari instrumen google traffic, facebook mobility, serta intensitas cahaya.

“Dari instrumen itu, menunjukkan aktivitas masyarakat Bangli masih tinggi. Jadi tidak sesuai dengan PPKM. Sebenarnya kemarin sudah dilaksanakan rapat. Dan pada hari ini, dilaksanakan rapat penegasan kepada seluruh Perbekel dan Bendesa se Bangli, untuk bersama-sama mematuhi aturan PPKM,” jelasnya.

Dari kesimpulan pertemuan tersebut, lanjutnya, Satgas Covid-19 Bangli miminta agar seluruh masyarakat mematuhi dan melaksanakan seluruh aturan PPKM tanpa perlu didiskusikan.

Apabila masih ada pelanggaran terhadap pelaksanaan PPKM, maka akan dilaksanakan penindakan secara tegas, sesuai dengan Pergub Bali No. 46 tahun 2020 dan Perbup Bangli No. 39 tahun 2020.

Sektor non esensial seperti salon, toko baju, toko elektronik, dealer, dan sebagainya, diperintahkan untuk tutup.

Dirgayusa mengatakan, sektor-sektor non esensial tersebut seharusnya sudah tutup sejak tanggal 11 Juli, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali No. 10 tahun 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved