Breaking News:

Kontrol Bisnis Narkotik dari Balik Jeruji Besi, Lu Bin Jin Minta Keringanan Saat Dituntut 18 Tahun

Lu Bin Jin yang masih berstatus narapidana kasus narkotik dan tengah menjalani masa pidana 17 tahun ini dituntut pidana, karena kembali terlibat kasus

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Putu Candra
Lu Bin Jin alias Benny menjalani sidang secara daring dari Lapastik, Bangli. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lu Bing Jin alias Benny (26) menyatakan penyesalannya dan merasa bersalah, karena kembali terlibat tindak pidana narkotik.

Hal sedana juga disampaikan penasihat hukumnya melalui nota pembelaan yang dibacakan dalam sidang daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Terdakwa dan penasihat hukumnya mengajukan pembelaan menanggapi tuntutan pidana 18 tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Diketahui, Lu Bin Jin yang masih berstatus narapidana kasus narkotik dan tengah menjalani masa pidana 17 tahun ini dituntut pidana, karena kembali terlibat kasus narkotik.

Baca juga: Kejari Gianyar Musnahkan Ribuan Barang Bukti Narkotika

Ia amankan di lapas setelah kakaknya, Lu Ming Fee (terdakwa dalam berkas terpisah) ditangkap saat mengambil tiga plastik klip berisi sabu seberat 1.517 gram netto.

Diduga Lu Bing Jin menjalankan dan mengontrol bisnis narkotiknya dari balik jeruji besi. 

"Pada intinya, kami memohon agar majelis hakim menjatuhkan hukuman seringan-ringannya. Pertimbangannya, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya," terang Pipit Prabhawanty selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca juga: Jadi Kurir Belasan Paket Sabu & Ribuan Pil Ekstasi,Rian Saputra Terancam Pidana Penjara Seumur Hidup

Diberitakan sebelumnya, JPU dalam tuntutannya menuntut Lu Bin Jin dengan pidana penjara selama 18 tahun, dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Ia dinilai terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sebagaimana melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik.

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, kasus ini terungkap berawal ketika personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap Lung Ming Fee di sebuah hotel di Jalan Raya Kuta, Kuta, Badung, Jumat, 22 Januari 2021 sekitar pukul 19.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved