Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Satgas Covid-19 Buleleng Tambah Satu Blok Asrama Undiksha Jadi Tempat Isolasi OTG

Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng kembali menambah ruang isolasi untuk pasien tanpa gejala (OTG) di Asrama Undiksha, Desa Jinengdalem, Kecamatan Bul

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Asrama Undiksha yang terletak di Desa Jinengdalem akan digunakan menjadi tempat isolasi pasien OTG 

TRIBUN-BALI.COM, BuLELENG - Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng kembali menambah ruang isolasi untuk pasien tanpa gejala (OTG) di Asrama Undiksha, Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Bali.

Penambahan ini dilakukan mengingat beberapa owner hotel di Buleleng menolak hotelnya disewa sebagai tempat isolasi OTG. 

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, sebelumnya tempat isolasi untuk OTG di asrama Undiksha menggunakan blok B.

Di blok tersebut sudah terisi 57 orang, dari kapasitas 70 orang.

Mengingat jumlah OTG kian bertambah, atas persetujuan Undiksha, asrama pada blok C pun kini juga digunakan sebagai tempat isolasi pasien OTG.

Mahasiswa yang sebelumnya menempati blok C telah dipindahkan seluruhnya ke blok A. 

Baca juga: Instruksi Bupati Buleleng Terbaru, Selama Pandemi Sekolah Dilarang Lakukan Pengadaan Seragam Sekolah

Di blok C, kata Ariadi kapasitasnya mencapai 82 orang.

Sementara per Jumat, blok C itu sudah terisi pasien OTG sebanyak 65 orang.

Khawatir jumlah OTG meningkat, meningat saat ini sisa bed yang dimiliki di Asrama Undiksha tinggal 34, pihaknya akan mencoba melakukan penjajagan ke SMA dan SMK Bali Mandara serta SMA Taruna Mandara yang memiliki fasilitas asrama, agar bersedia digunakan sebagai tempat isolasi OTG. 

Sementara empat hotel yang sebelumnya menyatakan bersedia untuk disewa menjadi tempat isolasi OTG, seperti hotel Aneka dan Hotel Puri Bagus yang terletak di Lovina, hotel Gaia Oasis yang ada di Kecamatan Tejakula, serta hotel Grand Surya Seririt dikatakan Ariadi membatalkan persetujuannya dengan berbagai pertimbangan. 

Baca juga: PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Buleleng Instruksikan Shalat Idul Adha Dilaksanakan dari Rumah

"Hotel-hotel itu kompak tidak bersedia. Awalnya mengaku bersedia, tapi belakangan owner-nya tidak mengizinkan dengan berbagai pertimbangan."

"Ada satu hotel di wilayah Pemuteran yang bersedia, tapi setelah dijajagi bentuknya seperti home stay. Kami terkendala untuk melakukan pengawasan."

"Selain itu perlu juga melakukan pendekatan dengan masyarakat di Pemuteran. Karena berkaca dari tahun lalu, sempat terjadi penolakan khususnya kepada OTG dari luar desa itu," terangnya. 

Baca juga: Rusun Rp 16,26 Miliar Mahasiswa Undiksha Buleleng Rampung, Lebih Murah dari Kos, Fasilitas Komplet

Dengan demikian, Ariadi pun menyebut pihaknya saat ini fokus mencari tempat-tempat milik pemerintah untuk dijadikan sebagai tempat isolasi OTG.

Penjajagan di SMA dan SMK Bali Mandara serta SMA Taruna Mandara akan dilakukan Sabtu 17 Juli 2021. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved