Berita Denpasar

Wali Kota Denpasar Ajak Pelaku UMKM Berinovasi untuk Hadapi Pandemi 

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menyebabkan banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terdampak. 

Istimewa
Webinar Strategi UMKM Bangkit dengan Pemasaran Digital, Sabtu 17 Juli 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menyebabkan banyak usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM) terdampak. 

Mulai dari mengurangi operasional, merumahkan karyawan hingga tutup total.

Dalam webinar Strategi UMKM Bangkit Dengan Pemasaran Digital, Sabtu 17 Juli 2021, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengajak pelaku usaha UMKM mulai melakukan inovasi dan terobosan baru menghadapi pandemi ini.

Baca juga: Denpasar Salurkan 5.018 Paket  Sembako untuk Masyarakat yang Isolasi Mandiri

Di mana pemasaran digital menjadi sebuah solusi, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan strategi pemasaran. 

Hal tersebut disampaikan kepada 100 UMKM Kota Denpasar yang ikut webinar yang dilaksanakan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar.

Ia menambahkan, pemasaran digital menjadi peluang dan harapan baru di tengah pandemi mengingat makin meningkatnya keterhubungan masyarakat dengan internet dan media sosial. 

Baca juga: Penanganan Covid-19, Denpasar Siapkan 2 Hotel Sebagai Tempat Isolasi Terpusat

"Kondisi ini merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualannya,” katanya. 

Ia menambahkan, dari data BPS Provinsi Bali, menunjukan penduduk yang mengakses internet 81% untuk sosial media dengan rentang waktu 7-8 jam per hari. 

Dengan data ini harusnya masyarakat bisa berinovasi dengan teknologi dan internet untuk pemasaran UMKM.

Baca juga: Pria Pengerusak Barier Penyekat di Denpasar Disanksi Tipiring

"Di era ekonomi sekarang dibutuhkan adaptasi UMKM untuk sadar dan melek teknologi agar bisa bersaing dengan kota bahkan negara lainnya. Kekuatan ekonomi Indonesia ada pada ekonomi kreatif," katanya.

Sementara itu, Faktur Rohman yang merupakan CEO & Founder PT Benlaris Sahabat Dewata mengatakan kebanyakan UMKM di bali masih belum siap melangkah di dunia digital karena masih awam dengan teknologi.

Salah satunya sebenarnya bisa memanfaatkan media sosial.

Untuk bisa berkembang di media sosial bisa dengan membuat profil yang kuat, konten yang berkualitas, ikuti target market serta bermitra dengan influencer.

Baca juga: Kalak BPBD Denpasar dan Jajaran Borong Dagangan UMKM, Dibagikan ke Satgas dan Anggota Damkar

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved