Berita Denpasar
26 Warga Isoman di Kelurahan Sesetan Dapat Sembako, Sudah 5.018 Paket Dibagikan untuk Warga Denpasar
26 Warga Isoman di Kelurahan Sesetan Dapat Sembako, Sudah 5.018 Paket Dibagikan untuk Warga Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar melalui Kelurahan Sesetan melakukan penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako bagi warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah, Minggu 18 Juli 2021.
Penyerahan bantuan sembako kali ini diserahkan di beberapa wilayah di Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan.
Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati mengatakan penyaluran sembako ini dilakukan bersama Babinsa, Babhinkamtibmas, satgas kelurahan, dan satgas banjar setempat.
"Ini salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya kepada orang yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, penyerahan bantuan kali ini diserahkan sebanyak 26 paket sembako kepada warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.
Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Oka & Ayu Berbagi Nasi hingga Akhir Juli di Jalan Gatsu Timur Denpasar
Adapun paket sembako yang diserahkan kali ini berupa kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, serta bahan-bahan lainnya.
"Dengan dilaksanakannya penyerahan sembako ini kami berharap agar dapat memenuhi kebutuhan dapur serta dapat meringankan beban keluarga," katanya.
Untuk sementara waktu pihaknya meminta kepada warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri agar tidak keluar rumah ataupun kontak dengan warga lainnya. Hal itu diharapkan dapat mempercepat memutus penyebaran Covid-19.
"Serta kami berharap untuk ke depannya, seluruh masyarakat agar tidak lengah dan selalu waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat mempercepat memutus rantai penyebaran virus di wilayah Kelurahan Sesetan dan di Kota Denpasar umumnya," imbuhnya.
Sudah 5.018 Paket
Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Denpasar menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (Isoman).
Penyaluran ini dilaksanakan dengan menggandeng satgas Desa/Kelurahan.
Dengan ini akan menjamin ketersediaan bahan pokok selama pelaksanaan Isoman.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok selama masyarakat melaksanakan Isoman.
Sehingga, masyarakat yang melaksanakan isoman tidak perlu keluar rumah untuk membeli kebutuhannya.
"Dengan adanya bantuan sembako ini diharapkan masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) tidak perlu lagi keluar rumah untuk membeli kebutuhan, sehingga pelaksanaan Isoman dapat maksimal untuk mencegah penukaran Covid-19," katanya.

Ia mengatakan, saat ini Dinas Sosial Kota Denpasar telah menyalurkan 1.018 paket sembako kepada masyarakat Kota Denpasar yang sedang menjalani Isoman.
Ini disalurkan sejak diberlakukannya PPKM Darurat 3 Juli lalu.
Sementara secara total sejak Januari hingga Juli 5.018 paket sembako yang sudah disalurkan kepada masyarakat.
"Jadi Desa/Kelurahan bisa melaporkan warganya yang menjalani Isoman, dan langsung bisa kami distribusikan," katanya.
Baca juga: Menko Luhut: Perpanjangan PPKM Darurat Masih Dievaluasi, 2-3 Hari ke Depan Akan Kami Umumkan
Artayasa menyebutkan, hingga saat ini stok sembako di Kota Denpasar, Bali, masih tergolong aman.
Hal ini juga didukung dari bantuan Sembako dari CSR Perusahaan di Lingkungan Kota Denpasar.
"Jadi untuk stok masih aman. Kami berharap masyarakat dapat fokus menjalani Isoman untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Denpasar," katanya.
Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Dewa Gede Rai mengatakan, untuk mempercepat memutus mata rantai penularan Covid-19 Pemkot Denpasar kini menambah lagi 1 hotel untuk dilakukan isolasi terpusat.
"Jadi kami sudah menambah lagi 1 hotel sehinggal total ada 2 hotel yang kami siapkan dengan kapasitas 350 tempat tidur untuk dilakukan isolasi terpusat, sehingga upaya pencegahan penularan Covid 19 dapat dioptimalkan," kata Dewa Rai. (*)