Breaking News:

Corona di Bali

Ditegur Mendagri Akibat Belum Maksimal Realisasikan Dana Covid-19, Kepala BPKAD Bali Sebut Data Lama

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menegur 19 provinsi yang terbilang lelet cairkan dana Covid-19 di daerah.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tangkap layar Kompas TV
Mendagri Tito Karnavian - Ditegur Mendagri Akibat Belum Maksimal Realisasikan Dana Covid-19, Kepala BPKAD Bali Sebut Data Lama 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menegur 19 provinsi yang terbilang lelet cairkan dana Covid-19 di daerah.

Menariknya, Provinsi Bali masuk di dalam 19 provinsi yang ditegur oleh Mantan Kapolri tersebut.

Dari data yang diterima Tribun Bali, Pemprov Bali belum melakukan realisasi anggaran insentif tenaga kesehatan daerah (innakesda) yang bersumber dari refocusing 8 persen dana alokasi umum (DAU)/dana bagi hasil (DBH) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp.25.225.000.000.

Namun, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bali, I Dewa Tagel Wiarsa membantah hal tersebut.

Baca juga: Mendagri Tegur 19 Provinsi yang Belum Maksimal Realisasikan Dana Covid-19, Ini Respon DPRD Bali

Saat dikonfirmasi Tribun Bali, ia menyebut bahwa data yang disampaikan oleh Mendagri tersebut merupakan data yang belum diperbaharui oleh Kemendagri.

Bahkan, ia mengaku, Pemprov Bali sudah mencairkan anggaran insentif tenaga kesehatan daerah (innakesda) hingga bulan Juni 2021.

“Bali datanya belum di-update pusat, kita sudah cairkan itu innakesdanya sampai bulan Juni,” katanya, Minggu 18 Juli 2021 malam.

Dewa Wiarsa menyebutkan jika jumlah anggaran yang dicairkan hingga Juni 2021 tersebut berjumlah sebanyak Rp 22,8 miliar.

“Itu senilai Rp 22,8 miliar, itu sudah tuntas sampai bulan Juni,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa pihaknya telah melaporkan mengenai pencairan tersebut ke pusat, yakni kepada Kemenkeu dan Kemendagri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved