Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Pasokan Oksigen Mulai Sulit, Rumah Sakit Tabanan Siasati Penggunaan 

Peningkatan kasus positif covid 19 beberapa waktu belakangan ini membuat para tenaga kesehatan kewalahan.

Tribun Bali/Made Prasetya Aryawan
SIAGA - Satu unit ambulans tampak siaga di depan Instalasi Gawat Darurat, BRSU Tabanan, Bali, Jumat 12 Maret 2021.  

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Peningkatan kasus positif covid 19 beberapa waktu belakangan ini membuat para tenaga kesehatan kewalahan.

Selain itu pihak rumah sakit juga khawatir dengan mulai langkanya pasokan oksigen beberapa hari belakangan ini.

Penggunaan oksigen di Badan Rumah Sakit Umum (BRSU) Tabanan meningkat drastis sejak pandemi berlangsung.

Terparah kondisi kelangkaan oksigen ini terjadi pada bulan Juli 2021 ini karena peningkatan kasus yang cukup tinggi.

Pihak rumah sakit pun menyiasatinya dengan cara menunda pemberian oksigen yang tidak dalam kondisi darurat.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari BRSU Tabanan, total penggunaan oksigen dalam setahun berada di angka 128,048 m3 oksigen cair dan 3730 tabung.

Baca juga: Tabanan Siapkan 116 Bed Isolasi Terpusat, Berada di Dua Kecamatan, Khusus untuk Pasien OTG dan GR 

Jumlah tersebut terjadi sebelum pandemic atau pada tahun 2019 lalu.

Namun ketika tahun 2020 jumlah penggunaan oksigen di rumah sakit Tabanan ini meningkat menjadi 193,092 m3 oksigen cair dan 3933 tabung oksigen.

Kemudian, dalam tujuh bulan tahun 2021 atau sejak Januari hingga 5 Juli 2021 lalu, penggunaan oksigen cair atau liquid di BRSU Tabanan meningkat drastis.

Dalam tujuh bulan ini oksigen yang telah digunakan 120,143 m3 atau hampir sama dengan penggunaan di sebelum pandemi.

Jika kasus kian parah, kemungkinan oksigen akan langka.

Baca juga: Dinsos Tabanan Masih Data Masyarakat Penerima Bansos, Distribusi Masih Tunggu Arahan Pusat

“Saat ini penggunaannya cukup meningkat tinggi dan pasokannya mulai tipis. Ini sudah terjadi beberapa hari sejak kasus meningkat,” ungkap Direktur Umum BRSU Tabanan, dr I Nyoman Susila saat dikonfirmasi.

Dia melanjutkan, permasalahan kelangkaan oksigen ini tidak terjadi di Tabanan atau Bali saja, melainkan ini berlaku secara nasional.

Di kalangan nasional, keluhan serupa juga terjadi yakni suplai oksigen yang kurang.

Dengan kondisi ini pihak rumah sakit hanya menjalankan pasien yang sifatnya darurat sedangkan yang tidak darurat kita tunda sementara.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved