Breaking News:

Penggunaan Oksigen di RS Bali Meningkat Drastis Karena Lonjakan Kasus Covid-19

Dari pasokan yang ada tersebut, ketersediaan oksigen cair hanya bertahan maksimal 2 hari.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Eviera Paramita Sandi
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Dari pasokan yang ada tersebut, ketersediaan oksigen cair hanya bertahan maksimal 2 hari.

"Kemampuannya tergantung pasien yang ditangani masing-masing RS. Biasanya hitungan jam 8-9 jam sampai 2 hari," tambahnya.

Sementara untuk Rumah Sakit lainnya, dr. Anom mengatakan sudah dibagi sesuai dengan kebutuhan.

"Di bagi-bagi sesuai kebutuhan, saya harapkan distribusinya merata. Untuk pasien non Covid-19 juga sudah diberikan sesuai indikasi, sudah diatur di Rumah Sakit," tutupnya.

Rumah Sakit di Tabanan Siasati Penggunaan 

Penggunaan oksigen di Badan Rumah Sakit Umum (BRSU) Tabanan juga meningkat drastis sejak pandemi berlangsung.

Terparah kondisi kelangkaan oksigen ini terjadi pada bulan Juli 2021 ini karena peningkatan kasus yang cukup tinggi.

Pihak rumah sakit pun menyiasatinya dengan cara menunda pemberian oksigen yang tidak dalam kondisi darurat.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari BRSU Tabanan, total penggunaan oksigen dalam setahun berada di angka 128,048 m3 oksigen cair dan 3730 tabung.

Jumlah tersebut terjadi sebelum pandemic atau pada tahun 2019 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved